Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1755-36-8

2,5-Dibromoselenophene TCI D4028

2,5-Dibromoselenophene TCI D4028

Identitas Kimia

No. CAS
1755-36-8
PubChem
CID 13439265·SID 125307860
Rumus molekul
C4H2Br2Se
Berat molekul
288.83 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,5-dibromoselenophene
SMILES
C1=C([Se]C(=C1)Br)Br
InChIKey
QAYFAXYTKFYUDZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 4.001.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.001.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,5-Dibromoselenophene adalah building block heterosiklik yang tersusun dari cincin selenofena dengan atom brom pada kedua posisi alfa. Selenofena merupakan analog tiofena yang atom belerangnya digantikan selenium, dan pergantian ini membawa perubahan sifat elektronik yang menarik bagi peneliti material organik. Dengan dua atom brom yang siap dipakai sebagai titik sambung, senyawa ini menjadi monomer dan bahan antara penting dalam pembangunan sistem terkonjugasi, mulai dari oligomer dan polimer semikonduktor hingga molekul kecil yang dirancang untuk perangkat elektronik organik dan penelitian fotofisika.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah reaktivitas ikatan karbon-brom pada posisi 2 dan 5 yang sangat sesuai untuk reaksi kopling terkatalisis paladium seperti Suzuki, Stille, dan Sonogashira, maupun untuk polimerisasi terkatalisis logam. Simetri kedua posisi tersebut memudahkan pembentukan rantai terkonjugasi yang teratur. Kehadiran atom selenium yang lebih besar dan lebih mudah terpolarisasi dibandingkan belerang cenderung mempersempit celah pita serta memperkuat interaksi antarrantai, sehingga cincin selenofena kerap dipilih ketika peneliti ingin menggeser sifat serapan dan transpor muatan dari suatu material terkonjugasi.

Di Indonesia, bahan ini terutama digunakan pada laboratorium kimia material, riset sel surya organik, dan kelompok penelitian polimer terkonjugasi di perguruan tinggi serta lembaga riset. Kemasan 1 g dan 5 g sudah memadai karena sintesis material organik umumnya berlangsung pada skala kecil dengan penekanan pada kemurnian bahan awal, mengingat pengotor sekecil apa pun dapat memengaruhi kinerja perangkat yang dihasilkan.

  • Reaksi kopling silang terkatalisis paladium, karena kedua ikatan karbon-brom pada posisi alfa sangat reaktif dan memudahkan pembentukan ikatan karbon-karbon yang terarah.
  • Sintesis polimer terkonjugasi, sebab struktur dibromo simetris memungkinkan monomer ini terpolimerisasi membentuk rantai teratur dengan sifat elektronik yang dapat dirancang.
  • Pengembangan material sel surya organik, mengingat cincin selenofena membantu menggeser serapan cahaya dan memperbaiki transpor muatan pada lapisan aktif perangkat.
  • Pembuatan semikonduktor organik untuk transistor lapis tipis, karena interaksi antarrantai yang kuat mendukung mobilitas pembawa muatan pada film yang terbentuk.
  • Kajian fotofisika senyawa heterosiklik, sebab perbandingan antara turunan selenofena dan tiofena memberi wawasan mengenai pengaruh atom kalkogen terhadap sifat optik.

Merek TCI
Nomor CAS 1755-36-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik —
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya sesuai lembar data produk

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena senyawa terbrominasi pada cincin heterosiklik dapat mengalami perubahan warna bila terpapar cahaya dalam waktu lama. Botol kaca gelap merupakan pilihan yang tepat, dan penyimpanan dalam lemari pendingin dianjurkan bila dinyatakan pada lembar data produk. Karena mengandung selenium, semua penanganan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Kumpulkan limbah pada wadah khusus dan jangan dibuang ke saluran air.

—