Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5345-89-1

2,6-Dichlorocinnamic Acid TCI D4048

2,6-Dichlorocinnamic Acid TCI D4048
Harga reguler Rp 1.329.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.329.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4048 2,6-Dichlorocinnamic Acid adalah senyawa asam sinamat tersubstitusi yang membawa dua atom klor pada posisi orto cincin aromatik, sehingga tergolong building block non-heterosiklik. Di laboratorium sintesis organik, bahan ini berperan sebagai kerangka awal yang sudah membawa dua gugus fungsi sekaligus: ikatan rangkap terkonjugasi dan gugus asam karboksilat. Kombinasi tersebut membuatnya langsung dapat dibawa ke reaksi amidasi, esterifikasi, adisi konjugat, maupun transformasi lanjutan tanpa perlu membangun rangka karbon dari nol, sehingga jalur sintesis menjadi lebih ringkas dan mudah direproduksi antaroperator.

Karakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah pola substitusi 2,6-diklorinya. Kedua klor pada posisi orto memberikan halangan sterik yang memaksa cincin aromatik terpuntir terhadap bidang vinil, sehingga profil konformasi dan reaktivitas molekulnya berbeda dari asam sinamat biasa. Atom klor juga bersifat penarik elektron dan sekaligus menjadi titik pegangan untuk modifikasi lanjutan melalui reaksi kopling katalisis logam transisi. Gugus asam karboksilatnya mudah diaktivasi menjadi klorida asam atau ester aktif, memberi peneliti banyak pilihan arah derivatisasi dari satu bahan awal yang sama.

Di laboratorium Indonesia, bahan seperti ini umumnya digunakan pada riset kimia medisinal, kimia bahan, serta pekerjaan tugas akhir dan penelitian pascasarjana di perguruan tinggi. Ketersediaan kemasan kecil sangat membantu kelompok riset yang menjalankan reaksi skala miligram hingga gram, karena bahan tidak menumpuk dan mutunya tetap terjaga sepanjang periode penelitian. Kemasan yang lebih besar cocok bagi laboratorium yang sudah masuk tahap optimasi kondisi reaksi dan perlu mengulang percobaan berkali-kali.

  • Sintesis amida dan ester turunan sinamat, karena gugus asam karboksilatnya mudah diaktivasi sehingga cocok untuk membangun pustaka senyawa uji secara sistematis.
  • Riset kimia medisinal, sebab kerangka sinamat terklorinasi sering dipakai sebagai motif awal penelusuran hubungan struktur dan aktivitas pada tahap eksplorasi laboratorium.
  • Studi reaksi adisi konjugat, karena ikatan rangkap terkonjugasi dengan gugus karbonil menjadikannya akseptor Michael yang berguna untuk pengujian nukleofil baru.
  • Penyiapan ligan dan penghubung organik, mengingat gugus karboksilat dapat berkoordinasi pada pusat logam untuk pembentukan kompleks maupun material berpori.
  • Bahan rujukan pada pengembangan metode kromatografi, karena struktur terkonjugasinya memberikan serapan ultraviolet yang memudahkan deteksi pada detektor UV standar.

Merek TCI
Nomor CAS 5345-89-1
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal) pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; ikuti keterangan pada label dan lembar data produk

Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta bahan pengoksidasi kuat. Gunakan wadah asli dari pabrikan atau botol kaca bertutup ulir dengan seal yang baik, dan beri label ulang bila bahan dipindahkan. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau area berventilasi memadai menggunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata. Hindari pembentukan debu saat menakar, tutup kembali wadah segera setelah digunakan, dan bersihkan tumpahan dengan cara pengumpulan kering sebelum dibilas. Buang limbah melalui jalur limbah kimia laboratorium.

  • Davaasambuu dkk. (2006). Aspects of the Photodimerization Mechanism of 2,4-Dichlorocinnamic Acid Studied by Kinetic Photocrystallography. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/jp054723m

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.