Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 17610-00-3

3,5-Di-tert-butylbenzaldehyde TCI D4130

3,5-Di-tert-butylbenzaldehyde TCI D4130
Harga reguler Rp 1.771.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.771.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4130 3,5-Di-tert-butylbenzaldehyde adalah turunan benzaldehida yang membawa dua gugus tert-butil besar pada posisi meta terhadap gugus aldehida. Senyawa ini termasuk kategori building block non-heterosiklik, yaitu bahan pemula yang dipakai untuk membangun kerangka molekul yang lebih besar. Gugus aldehida pada strukturnya merupakan pusat reaksi yang sangat serbaguna: dapat mengalami kondensasi, aminasi reduktif, reaksi Wittig, oksidasi menjadi asam karboksilat, maupun reduksi menjadi alkohol, sehingga bahan ini kerap menjadi titik masuk dalam banyak jalur sintesis organik.

Nilai khas senyawa ini terletak pada dua gugus tert-butil yang memberi halangan sterik besar sekaligus meningkatkan kelarutannya dalam pelarut organik nonpolar. Halangan sterik ini sering dimanfaatkan peneliti untuk melindungi pusat reaktif, mengarahkan selektivitas reaksi, atau mencegah agregasi pada molekul besar seperti ligan, makrosiklus, dan material fungsional. Pada kimia koordinasi, kerangka 3,5-di-tert-butilfenil dikenal luas sebagai bagian ligan berukuran besar yang menstabilkan pusat logam dengan menghalangi jalur penguraian bimolekuler. Karakter tersebut menjadikannya bahan yang bernilai tinggi meski dipakai dalam jumlah kecil.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umumnya digunakan pada riset sintesis organik lanjutan, kimia organologam, serta pengembangan material dan sensor di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk skala penelitian karena reaksi eksplorasi biasanya dijalankan pada skala milimol. Penyimpanan pada wadah tertutup rapat dan tempat sejuk membantu menjaga gugus aldehida tetap utuh, mengingat aldehida secara umum rentan teroksidasi perlahan oleh udara.

  • Sintesis ligan berukuran besar untuk kimia koordinasi, karena gugus tert-butil ganda memberi perlindungan sterik yang menstabilkan kompleks logam dari reaksi penguraian bimolekuler.
  • Pembentukan basa Schiff melalui kondensasi dengan amina primer, sebab gugus aldehidanya reaktif dan menghasilkan imina yang banyak dipakai dalam riset katalisis maupun sensor.
  • Bahan pemula pembuatan makrosiklus dan kalisarena termodifikasi, karena substituen ruah membantu mencegah agregasi molekul besar dan memperbaiki kelarutan dalam pelarut organik.
  • Reaksi olefinasi seperti Wittig atau Horner-Wadsworth-Emmons, karena aldehida aromatik ini menjadi mitra yang bersih dan mudah dikendalikan dalam pembentukan ikatan rangkap.
  • Pengembangan material fluoresen dan pewarna organik, karena kerangka arilnya dapat diperluas sementara gugus tert-butil menjaga kelarutan produk akhir tetap memadai.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 17610-00-3
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik rujuk lembar data dan sertifikat analisis produsen untuk lot yang diterima
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap; batasi paparan udara

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya. Karena aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila terpapar udara dalam waktu lama, sebagian laboratorium memilih menyimpan bahan ini di bawah gas inert seperti nitrogen atau argon, terutama bila wadah sudah dibuka berulang kali. Gunakan spatula atau pipet yang bersih dan kering, dan tutup kembali wadah segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; lakukan penimbangan di lemari asam bila memungkinkan untuk menghindari paparan uap. Buang sisa bahan melalui jalur limbah kimia organik yang berlaku di laboratorium.

  • Li dkk. (2007). Selective Oxidation of 4-Tert-butyltoluene to 4-Tert-butylbenzaldehyde Over Co/MCM-41. Catalysis Letters doi:10.1007/s10562-007-9239-x
  • Yu dkk. (2007). Peroxide oxidation of 4-tert-butyltoluene to 4-tert-butylbenzaldehyde over titanium(IV)-functionalized mesostructured silica. Microporous and Mesoporous Materials doi:10.1016/j.micromeso.2007.01.022
  • Zhou dkk. (2015). Catalytic oxidation of 4-tert-butyltoluene to 4-tert-butylbenzaldehyde over cobalt modified APO-5 zeolite. Reaction Kinetics, Mechanisms and Catalysis doi:10.1007/s11144-015-0958-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.