TCI D4137 2'-Deoxyadenosine Anhydrous adalah nukleosida purin yang tersusun atas basa adenina yang terikat pada gula 2'-deoksiribosa. Senyawa ini merupakan salah satu komponen dasar penyusun DNA dan karenanya menjadi reagen fundamental di laboratorium biokimia, biologi molekuler, dan kimia asam nukleat. Bentuk anhidrat berarti bahan tidak mengandung air kristal, sehingga penimbangan massa dapat dilakukan dengan lebih langsung tanpa perlu koreksi kandungan air. Peran utamanya di laboratorium mencakup bahan awal sintesis kimia, komponen media, serta standar pembanding pada analisis nukleosida.
Sifat yang membuat nukleosida ini banyak dipilih adalah struktur kimianya yang sudah tertata untuk dimodifikasi lebih lanjut. Gugus hidroksil pada posisi 5' dan 3' dari gula deoksiribosa dapat dilindungi, difosforilasi, atau ditautkan secara selektif, sementara gugus amino pada basa adenina memberi jalur derivatisasi tersendiri. Ketiadaan gugus hidroksil pada posisi 2' membedakannya dari adenosina ribo dan menjadikannya bahan awal yang tepat untuk kimia DNA. Kemurnian dan konsistensi bahan dari pemasok reagen mapan sangat penting di sini, karena pengotor pada nukleosida dapat merambat menjadi kesalahan pada rangkaian sintesis oligonukleotida maupun pada hasil uji enzimatik.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan oleh kelompok riset bioteknologi, laboratorium biologi molekuler perguruan tinggi, lembaga penelitian kesehatan, serta unit yang mengembangkan metode analisis berbasis kromatografi cair. Kemasan 5 g memadai untuk kebutuhan penelitian jangka menengah. Mengingat iklim tropis yang lembap dan hangat, penyimpanan pada suhu rendah dan kondisi kering sangat dianjurkan agar bahan tetap stabil.
- Bahan awal sintesis oligonukleotida: nukleosida ini dapat diubah menjadi turunan terlindungi dan fosforamidit yang menjadi unit penyusun rantai DNA sintetik.
- Substrat uji enzim: dipakai untuk mempelajari aktivitas kinase, nukleosidase, deaminase, dan enzim lain yang bekerja pada nukleosida purin.
- Standar analitik kromatografi: berfungsi sebagai senyawa pembanding pada penetapan kadar nukleosida menggunakan HPLC maupun spektrometri massa terpadu.
- Sintesis analog nukleosida: kerangkanya menjadi titik awal pembuatan analog termodifikasi yang diteliti untuk kepentingan kimia medisinal dan biologi kimia.
- Komponen media dan penyangga kultur: ditambahkan pada percobaan tertentu untuk mempelajari jalur penyelamatan nukleotida dan metabolisme purin pada sel.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4137 |
|---|---|
| Nomor CAS | 958-09-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | padatan serbuk |
| Penyimpanan | simpan pada suhu rendah, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan serbuk dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, sebaiknya di lemari pendingin dan terlindung dari cahaya. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada bahan yang dingin, lalu tutup kembali segera setelah penimbangan. Gunakan spatula bersih dan kering untuk setiap pengambilan guna mencegah kontaminasi silang, khususnya karena bahan ini sering dipakai pada pekerjaan biologi molekuler yang peka. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Larutan siap pakai sebaiknya dibuat segar atau disimpan beku dalam alikuot kecil.
- Seela (1997). Regioselectivity of the Mannich Reaction on Pyrrolo[2,3-d]pyrimidine Nucleosides Related to 7-Deaza-2'-deoxyadenosine or 7-Deaza-2'-deoxyguanosine. Synthesis doi:10.1055/s-1997-1305
- Peng (2013). A Practical Synthesis of 2-chloro-2′-deoxyadenosine (Cladribine) from 2′-deoxyadenosine. Journal of Chemical Research doi:10.3184/174751913x13618878756705
- Gustavsson dkk. (2002). Adenine, deoxyadenosine and deoxyadenosine 5′-monophosphate studied by femtosecond fluorescence upconversion spectroscopy. Chemical Physics Letters doi:10.1016/s0009-2614(02)00290-7
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
