Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 139255-17-7

N,N'-Di-2-naphthyl-N,N'-diphenylbenzidine TCI D4253

N,N'-Di-2-naphthyl-N,N'-diphenylbenzidine TCI D4253
Harga reguler Rp 6.434.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 6.434.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4253 N,N'-Di-2-naphthyl-N,N'-diphenylbenzidine (CAS 139255-17-7) adalah senyawa diamina aromatik dengan kerangka bifenil yang tersubstitusi gugus naftil dan fenil, dikenal di dunia material elektronik sebagai bahan pengangkut lubang untuk perangkat OLED. Senyawa golongan triarilamina seperti ini menjadi tulang punggung lapisan transport lubang pada dioda pemancar cahaya organik, karena mampu menerima dan meneruskan muatan positif dari elektroda menuju lapisan emisi. Dalam riset laboratorium, material ini digunakan untuk menyusun struktur perangkat multilapis dan mempelajari pengaruh susunan lapisan terhadap kinerja pemancaran cahaya.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kombinasi konjugasi aromatik yang luas, atom nitrogen kaya elektron, dan struktur molekul yang besar serta kaku. Gugus naftil pada posisi 2 memperluas sistem terkonjugasi dan menambah rigiditas molekul, yang membantu membentuk lapisan tipis amorf yang stabil dan tidak mudah mengkristal saat perangkat beroperasi. Stabilitas morfologi ini penting karena kristalisasi lapisan tipis merupakan salah satu penyebab utama penurunan kinerja perangkat. Selain itu, kerangka triarilamina memberikan mobilitas lubang yang baik serta tingkat energi orbital yang sesuai untuk menjembatani elektroda dengan lapisan emisi, sehingga hambatan injeksi muatan dapat ditekan.

Di Indonesia, material seperti ini digunakan oleh kelompok riset fisika material, teknik elektro, kimia material, dan nanoteknologi yang menekuni perangkat optoelektronik organik. Pekerjaannya biasanya melibatkan penguapan termal dalam ruang vakum atau pelapisan larutan untuk membentuk lapisan tipis, lalu diikuti karakterisasi menggunakan spektroskopi serapan, fotoluminesensi, dan pengukuran kurva arus–tegangan–luminansi. Kemasan 1 g merupakan ukuran yang lazim dan memadai bagi riset skala laboratorium, mengingat lapisan tipis perangkat hanya memerlukan material dalam jumlah sangat kecil untuk setiap proses deposisi.

  • Lapisan pengangkut lubang pada perangkat OLED, karena kerangka triarilamina memberikan mobilitas muatan positif yang baik serta tingkat energi yang sesuai.
  • Fabrikasi perangkat optoelektronik multilapis, sebab material ini dapat diuapkan menjadi lapisan tipis amorf yang seragam di dalam sistem penguapan vakum.
  • Studi stabilitas morfologi lapisan tipis organik, karena struktur naftil yang kaku menahan kecenderungan kristalisasi yang menurunkan umur pakai perangkat.
  • Penelitian injeksi dan transportasi muatan, sebab senyawa ini kerap dipakai sebagai pembanding baku ketika menguji material pengangkut lubang yang baru dikembangkan.
  • Karakterisasi sifat fotofisika bahan organik, karena sistem terkonjugasi luasnya menghasilkan spektrum serapan dan emisi yang jelas untuk dianalisis secara spektroskopi.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4253
Nomor CAS 139255-17-7
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan berwarna terang; pemerian rinci mengacu pada lembar data dan Certificate of Analysis produsen
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produk

Material OLED sangat sensitif terhadap kontaminasi, sehingga penyimpanan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya menjadi hal utama. Hindari kontak dengan debu, uap pelarut, dan kelembapan karena pengotor sekecil apa pun dapat menurunkan kinerja perangkat yang dihasilkan. Penyimpanan di dalam desikator atau glove box berisi gas inert sangat dianjurkan bagi laboratorium yang memiliki fasilitas tersebut. Gunakan spatula bersih khusus, sarung tangan bebas bedak, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang, serta kerjakan di area berventilasi baik agar serbuk halus tidak terhirup. Jauhkan dari sumber panas dan bahan pengoksidasi kuat, tutup rapat wadah segera setelah pengambilan, dan buang sisa material melalui jalur limbah kimia laboratorium yang berlaku.