TCI D4265 dengan nomor CAS 2903-48-2 adalah [(2,6-Dimethylphenyl)amino](oxo)acetic Acid, dikenal pula sebagai turunan asam oksanilat dari 2,6-dimetilanilina. Senyawa ini termasuk kelompok building block non-heterosiklik yang menggabungkan dua gugus fungsi penting dalam satu molekul kecil: gugus amida sekunder dan gugus asam karboksilat yang terhubung melalui unit karbonil. Di laboratorium, molekul semacam ini bernilai karena menyediakan kerangka α-ketoamida yang siap dimodifikasi lebih lanjut, baik menuju heterosiklik maupun menuju turunan ester dan amida yang lebih kompleks.
Karakteristik utama yang membuat bahan ini dipilih adalah keberadaan dua metil pada posisi orto cincin aromatik. Substituen tersebut memberikan halangan sterik yang khas di sekitar nitrogen amida, sehingga membatasi rotasi bebas dan menstabilkan konformasi tertentu. Sifat ini sering dimanfaatkan peneliti ketika merancang senyawa dengan orientasi ruang yang terkendali. Selain itu, gugus asam karboksilat menyediakan titik reaksi yang sangat serbaguna, mulai dari esterifikasi, pembentukan amida melalui reagen kopling, hingga pembentukan garam untuk memperbaiki kelarutan. Gugus okso di antara keduanya menambah karakter elektrofilik yang berguna dalam reaksi kondensasi maupun siklisasi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini biasa digunakan pada penelitian sintesis organik tingkat lanjut, riset kimia medisinal, serta pengembangan senyawa pembanding untuk keperluan analisis. Kemasan 1 g dan 5 g cukup ideal bagi kegiatan riset skala laboratorium, tugas akhir mahasiswa, maupun tahap eksplorasi awal di unit penelitian industri. Konsistensi mutu antar-lot menjadi pertimbangan penting agar hasil karakterisasi dapat direplikasi.
- Sintesis turunan amida dan ester, karena gugus asam karboksilat bebas dapat diaktivasi dengan reagen kopling standar di laboratorium organik.
- Pembentukan heterosiklik bernitrogen, sebab motif α-ketoamida dapat disiklisasi menjadi berbagai kerangka cincin melalui kondensasi dengan nukleofil yang tepat.
- Riset kimia medisinal, karena kerangka 2,6-dimetilanilida merupakan motif struktural yang lazim dikaji dalam desain molekul kecil.
- Penyusunan bahan rujukan analitik, mengingat strukturnya terdefinisi baik sehingga membantu validasi metode kromatografi cair kinerja tinggi di laboratorium.
- Studi pengaruh halangan sterik, karena dua gugus metil orto menjadikan senyawa ini substrat model untuk mengamati efek sterik pada reaktivitas amida.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2903-48-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rincian teknis mengikuti lembar data dan Certificate of Analysis produk |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: D4265
Simpan pada suhu ruang terkendali di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, dengan botol asli tertutup rapat agar bahan terlindung dari kelembapan udara. Sebagai senyawa berkarakter asam, hindari penyimpanan berdampingan dengan basa kuat maupun oksidator kuat. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, dan kerjakan penimbangan di lemari asam untuk mencegah terhirupnya partikel halus. Bersihkan spatula sebelum dan sesudah pemakaian. Bila terjadi kontak dengan kulit atau mata, bilas dengan air mengalir dan tangani sesuai prosedur laboratorium. Simpan Safety Data Sheet di dekat area kerja.
- Dokorou dkk. (2004). Synthesis and spectroscopic studies of diorganotin derivatives with 2-[(2,6-dimethylphenyl)amino]benzoic acid. Crystal and molecular structure of the first complexes of 2-[(2,6-dimethylphenyl)amino]benzoic acid. Crystal and molecular structures of 1,2:3,4-di-μ2-2-[(2,6-dimethylphenyl)amino]-benzoato-O,O-1,3-bis-2-[(2,6-dimethylphenyl)amino]benzoato-O-1,2,4:2,3,4-di-μ3-oxo-tetrakis[di-butyltin(IV)] and bis-2-[(2,6-dimethylphenyl)amino]benzoato-di-n-butyltin(IV). Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/j.jorganchem.2003.10.018
- Dokorou dkk. (2001). Synthesis, crystal structures and spectroscopic studies of diorganotin derivatives with mefenamic acid. Crystal and molecular structures of 1,2:3,4-di-μ2-2-[(2,3-dimethylphenyl)amino]-benzoato-O,O-1,3-bis-2-[(-[(2,3-dimethylphenyl)amino]benzoato-O-1,2,4:2,3,4-di-μ3-oxo-tetrakis[di-methyltin(IV)] and 1,2:3,4-di-μ2-2-[(-[(-[(2,3-dimethylphenyl)amino]-benzoato-O,O-1,3-bis-2-[(-[(-[(2,3-dimethylphenyl)amino]benzoato-O-1,2,4:2,3,4-di-μ3-oxo-tetrakis[di-n-butyltin(IV)]. Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/s0022-328x(01)01026-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
acetic Acid (CAS 2903-48-2) - TCI D4265 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510D4265.jpg?v=1767107338&width=1445)

