TCI D4274 dengan nomor CAS 83834-10-0 adalah 3,7-Dibromodibenzo[b,d]thiophene, senyawa aromatik terfusi yang dikategorikan sebagai building block untuk semikonduktor polimer dan makromolekul dalam bidang ilmu material. Inti dibenzotiofena terdiri atas dua cincin benzena yang terjembatani oleh atom sulfur, membentuk sistem trisiklik planar dan kaya elektron. Dengan dua atom brom yang terpasang simetris pada posisi 3 dan 7, senyawa ini berfungsi sebagai monomer difungsional, yaitu unit pembangun yang dapat disambungkan berulang untuk membentuk rantai polimer terkonjugasi atau oligomer terdefinisi.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kemampuan kedua gugus brom aromatik menjadi titik masuk reaksi kopling terkatalisis paladium seperti Suzuki–Miyaura, Stille, atau kopling Yamamoto. Posisi 3 dan 7 yang simetris memastikan pertumbuhan rantai berlangsung linier dan terarah, sehingga struktur polimer yang dihasilkan lebih mudah diprediksi dan dikarakterisasi. Inti dibenzotiofena sendiri memberikan kestabilan termal yang baik serta sifat elektronik yang menarik, karena atom sulfur berkontribusi pada delokalisasi elektron dan memengaruhi tingkat energi orbital batas. Kombinasi kekakuan struktur, planaritas, dan kestabilan inilah yang menjadikan unit ini populer dalam perancangan material optoelektronik.
Di Indonesia, bahan ini umumnya dipakai oleh kelompok riset material fungsional, laboratorium kimia polimer, serta penelitian perangkat optoelektronik di perguruan tinggi dan lembaga riset. Kemasan 200 mg sangat sesuai untuk sintesis skala riset, mengingat polimerisasi dan kopling untuk material biasanya dijalankan pada skala miligram sebelum ditingkatkan. Mutu monomer yang tinggi sangat penting karena pengotor kecil dapat menurunkan bobot molekul polimer yang dihasilkan.
- Monomer polimerisasi kopling silang, karena dua gugus brom simetris memungkinkan pembentukan rantai terkonjugasi linier melalui reaksi terkatalisis paladium atau nikel.
- Sintesis material optoelektronik, sebab inti dibenzotiofena memberikan kestabilan termal dan sifat elektronik yang dibutuhkan pada perangkat berbasis semikonduktor organik.
- Pembuatan oligomer terdefinisi, mengingat reaktivitas terkendali kedua posisi brom memudahkan penyusunan rantai dengan panjang dan struktur yang terkontrol.
- Riset material pemancar cahaya, karena unit aromatik terfusi ini sering diintegrasikan ke dalam rancangan molekul untuk kajian sifat fotoluminesensi.
- Sintesis ligan dan kerangka aromatik kompleks, sebab gugus brom dapat digantikan berbagai substituen aril melalui reaksi kopling silang yang selektif.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 83834-10-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200 mg |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rincian teknis mengikuti lembar data dan Certificate of Analysis produk |
| Penyimpanan | — |
- Kode produk: D4274
Simpan dalam botol asli tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena monomer untuk material elektronik sangat sensitif terhadap kontaminasi. Jaga agar bahan tetap kering, sebab uap air yang terbawa dapat mengganggu reaksi kopling yang menuntut kondisi anhidrat. Untuk penggunaan yang menuntut kemurnian tinggi, penimbangan dapat dilakukan di dalam glove box atau di bawah aliran gas inert. Gunakan spatula bersih, sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu halus dan tangani sisa bahan sebagai limbah kimia berlabel sesuai prosedur laboratorium.
—
![3,7-Dibromodibenzo[b,d]thiophene (CAS 83834-10-0) - TCI D4274 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510D4274.jpg?v=1768818058&width=1445)