TCI
5,6-Dichlorobenzimidazole 1-beta-D-Ribofuranoside TCI D4292
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
TCI D4292 adalah 5,6-Dichlorobenzimidazole 1-beta-D-Ribofuranoside, sebuah analog nukleosida yang menggabungkan basa benzimidazol terklorinasi dengan gula ribofuranosa dalam konfigurasi beta. Senyawa ini dikenal luas di kalangan peneliti biologi molekuler sebagai reagen untuk mengganggu proses transkripsi pada sel, dan sering disingkat DRB dalam literatur. Sebagai bahan kategori biochemicals and reagents, produk ini digunakan pada eksperimen sel dan analisis ekspresi gen, bukan sebagai bahan sintesis kimia skala besar.
Ciri yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya masuk ke dalam sel dan bekerja sebagai penghambat kinase yang terkait dengan pemanjangan rantai RNA oleh RNA polimerase II, sehingga efeknya terhadap transkripsi dapat diamati dalam rentang waktu yang relatif singkat dan bersifat dapat dipulihkan setelah reagen dicuci. Struktur nukleosidanya memberikan kelarutan yang wajar pada pelarut organik polar seperti dimetil sulfoksida sehingga mudah dibuat sebagai larutan induk terkonsentrasi, lalu diencerkan ke medium kultur. Adanya dua atom klor pada cincin benzimidazol memberi karakter lipofilik yang membantu penetrasi membran sel dibandingkan nukleosida polar biasa.
Laboratorium biologi molekuler dan bioteknologi di Indonesia menggunakan reagen seperti ini pada kajian regulasi gen, penelitian stabilitas mRNA, serta praktikum lanjutan di fakultas kedokteran, farmasi, dan biologi. Karena jumlah yang diperlukan per percobaan sangat kecil, kemasan 100 mg dan 1 g mencukupi kebutuhan berbulan-bulan asalkan penyimpanan dingin dan pencatatan lot dilakukan dengan disiplin.
Aplikasi Laboratorium
- Penghambatan transkripsi pada kultur sel: reagen ini dipakai untuk menghentikan pemanjangan transkrip sehingga peneliti dapat mengukur laju peluruhan mRNA secara terkendali.
- Studi stabilitas dan waktu paruh mRNA: penghentian sintesis RNA baru memungkinkan pengamatan penurunan kadar transkrip target melalui qPCR atau analisis blot.
- Kajian kinase terkait siklus transkripsi: senyawa ini menjadi pembanding klasik dalam eksperimen yang menelaah kendali fosforilasi pada RNA polimerase II.
- Penelitian apoptosis dan respons stres sel: gangguan transkripsi jangka pendek digunakan untuk memicu dan mempelajari jalur pensinyalan stres di dalam sel.
- Validasi metode dan kontrol eksperimen: sebagai inhibitor dengan efek yang telah banyak dilaporkan, reagen ini berguna sebagai kontrol positif pada uji ekspresi gen.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 53-85-0
- Kategori: Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides
- Varian/kemasan: 100 mg, 1 g
- Bentuk fisik: analog nukleosida berupa padatan; penampakan lot mengikuti label dan sertifikat analisis
- Catatan penyimpanan: simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produk
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan pada suhu rendah sesuai anjuran label, dalam wadah tertutup rapat, kering, dan terlindung dari cahaya. Sebelum membuka wadah yang baru keluar dari lemari pendingin, biarkan mencapai suhu ruang agar uap air tidak mengembun pada padatan. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam pelarut yang sesuai, dibagi menjadi porsi kecil sekali pakai, lalu disimpan beku untuk menghindari siklus beku–leleh berulang. Tangani sebagai reagen biologis aktif dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; buang sisa larutan sebagai limbah kimia laboratorium.
English
TCI D4292 is 5,6-Dichlorobenzimidazole 1-beta-D-ribofuranoside, widely known in the literature as DRB, a nucleoside analogue that combines a dichlorinated benzimidazole base with a beta-configured ribofuranose sugar. It is used in molecular and cell biology as a cell-permeable inhibitor that interferes with transcription elongation by RNA polymerase II, producing effects that appear quickly and are generally reversible once the compound is removed. The two chlorine atoms increase lipophilicity and help membrane penetration, while the nucleoside framework permits convenient stock solutions in polar organic solvents such as DMSO. Common applications include mRNA stability and decay measurements, studies of transcription-associated kinases, stress and apoptosis signalling research, and use as a control reagent in gene expression assays.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
5-Bromobenzoxazole TCI B5515
Harga reguler Dari Rp 1.888.950,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.888.950,00 -
BMS-599626 TCI B5520
Harga reguler Dari Rp 3.927.000,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 3.927.000,00 -
6-Bromobenzo[b]thiophene TCI B5523
Harga reguler Rp 3.777.900,00Harga regulerHarga obral Rp 3.777.900,00 -
3-tert-Butyl4-Methyl(4R,5S)-2,2,5-Trimethyloxazolidine-3,4-dicarboxylate TCI B5538
Harga reguler Rp 3.306.450,00Harga regulerHarga obral Rp 3.306.450,00 -
Biotin-PEG4-Azide TCI B5546
Harga reguler Rp 8.794.800,00Harga regulerHarga obral Rp 8.794.800,00 -
Benzo[b]benzo[4,5]thieno[2,3-d]thiophene TCI B5551
Harga reguler Dari Rp 1.004.850,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.004.850,00 -
2-Bromo-5-(4-hexylphenyl)thiophene TCI B5553
Harga reguler Rp 3.571.050,00Harga regulerHarga obral Rp 3.571.050,00 -
Biotin-PEG4-Amine TCI B5560
Harga reguler Dari Rp 1.683.150,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.683.150,00