TCI D4308 9,9-Dimethyl-9H-9-silafluorene adalah senyawa organosilikon golongan silafluorena yang dipasok oleh Tokyo Chemical Industry (TCI) sebagai balok pembangun (building block) untuk material semikonduktor molekul kecil. Struktur intinya berupa dua cincin benzena yang dijembatani oleh atom silikon, menghasilkan kerangka kaku menyerupai fluorena namun dengan pusat silikon tetrahedral yang membawa dua gugus metil. Di laboratorium riset material, senyawa ini berperan sebagai unit inti yang selanjutnya difungsionalisasi menjadi emitter, host, maupun material transpor muatan untuk perangkat optoelektronik organik.
Karakteristik yang membuat silafluorena dipilih terletak pada interaksi orbital σ*(Si–C) dengan sistem π cincin aromatik, yang menurunkan tingkat energi LUMO tanpa banyak mengganggu HOMO. Efeknya, material berbasis silafluorena umumnya memiliki celah pita lebar, stabilitas termal dan morfologi yang baik, serta kemampuan menerima elektron yang lebih ramah dibandingkan analog karbonnya. Dua gugus metil pada atom silikon menghalangi agregasi antar molekul dan menjaga kelarutan dalam pelarut organik umum, sehingga senyawa ini nyaman diproses baik lewat rute sintesis larutan maupun penguapan vakum pada pembuatan lapisan tipis.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak diminati oleh kelompok riset kimia material, fisika material, dan teknik elektro yang menggarap OLED, sel surya organik, serta sensor berbasis fluoresensi. Kemasan kecil 1 g dan 5 g sangat sesuai dengan pola kerja riset skala laboratorium di kampus dan lembaga penelitian, yang umumnya menjalankan sintesis miligram hingga gram untuk uji konsep sebelum meningkatkan skala. Ketersediaan dalam kemasan bertahap juga membantu peneliti mengelola anggaran bahan habis pakai secara efisien.
- Sintesis material host OLED: kerangka silafluorena memberi celah pita lebar dan stabilitas termal tinggi, dua syarat penting agar lapisan host mampu menampung emitter fosforesen biru.
- Pengembangan material transpor elektron: pengaruh σ*–π dari atom silikon menurunkan LUMO sehingga turunan silafluorena lebih mudah menerima dan mengalirkan elektron di dalam perangkat.
- Prekursor polimer terkonjugasi: setelah dihalogenasi atau diboronasi, inti silafluorena dapat dipolimerisasi lewat kopling silang untuk menghasilkan polimer pemancar cahaya biru.
- Riset sel surya organik: unit silafluorena dipakai sebagai jembatan kaku pada molekul donor–akseptor agar konjugasi tetap planar dan pemisahan muatan berlangsung lebih efisien.
- Studi hubungan struktur–sifat fotofisika: peneliti membandingkan silafluorena dengan fluorena dan karbazol untuk memetakan pengaruh atom jembatan terhadap emisi dan tingkat energi orbital.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4308 |
|---|---|
| Nomor CAS | 13688-68-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/kristal organik; konfirmasikan penampilan pada label dan lembar data produsen |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label produk |
Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung maupun sumber panas. Karena senyawa aromatik terkonjugasi dapat terpengaruh cahaya dalam jangka panjang, gunakan wadah gelap atau bungkus botol dengan aluminium foil bila disimpan lama. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan spatula kering dan bersih untuk mencegah kontaminasi silang serta penyerapan uap air. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, lalu tutup kembali botol segera setelah digunakan. Pisahkan dari oksidator kuat, dan tangani limbah pelarut organik sesuai prosedur pengelolaan limbah B3 laboratorium.
—
