Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 123863-97-8

9,9-Dihexylfluorene TCI D4327

9,9-Dihexylfluorene TCI D4327
Harga reguler Rp 1.918.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.918.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4327 9,9-Dihexylfluorene adalah turunan fluorena yang pada posisi 9 membawa dua rantai heksil. Senyawa ini termasuk kelompok balok pembangun semikonduktor molekul kecil dan menjadi bahan dasar penting pada riset elektronika organik. Kerangka fluorena memberikan sistem terkonjugasi bifenil yang terkunci dalam bidang datar oleh jembatan metilena, menghasilkan emisi biru yang efisien dan mobilitas pembawa muatan yang baik. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal yang selanjutnya dihalogenasi, diboronasi, atau dipolimerisasi menjadi material fungsional.

Karakteristik yang menjadikannya pilihan utama adalah peran dua rantai heksil pada karbon C9. Rantai alkil ini menonjol tegak lurus terhadap bidang konjugasi sehingga tidak mengganggu sifat elektronik inti fluorena, namun secara dramatis meningkatkan kelarutan dalam pelarut organik seperti toluena, kloroform, dan tetrahidrofuran. Kelarutan yang baik inilah yang memungkinkan pemrosesan berbasis larutan seperti spin coating dan inkjet printing pada pembuatan perangkat. Selain itu, substitusi ganda pada C9 mencegah pembentukan gugus fluorenon akibat oksidasi, cacat yang dikenal menimbulkan pita emisi hijau tak diinginkan pada material berbasis polifluorena.

Kelompok riset material di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada pengembangan OLED, sel surya organik, transistor efek medan organik, dan sensor optik berbasis polimer terkonjugasi. Bidang ini berkembang pesat di beberapa universitas dan lembaga penelitian nasional yang menggarap material energi dan perangkat lentur. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola percobaan laboratorium: jumlah kecil untuk uji sintesis awal dan verifikasi kondisi reaksi, jumlah lebih besar untuk pembuatan seri polimer atau replikasi perangkat yang membutuhkan bahan konsisten.

  • Prekursor polifluorena: setelah dibrominasi pada posisi 2 dan 7, senyawa ini dipolimerisasi melalui kopling Suzuki atau Yamamoto menjadi polimer pemancar cahaya biru.
  • Material aktif OLED biru: inti fluorena yang datar dan kaku memberi efisiensi kuantum fluoresensi tinggi dengan stabilitas termal yang memadai untuk perangkat.
  • Sintesis kopolimer donor–akseptor: unit dihexylfluorene berfungsi sebagai segmen donor larut yang menjaga prosesabilitas material sel surya organik berbasis larutan.
  • Riset transistor organik: keteraturan susunan rantai heksil membantu pembentukan film tipis homogen dengan jalur transpor muatan yang lebih tertata.
  • Pengembangan sensor fluoresensi: emisi biru yang kuat dan responsif terhadap lingkungan menjadikannya platform pelacak analit pada sistem penginderaan optik laboratorium.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4327
Nomor CAS 123863-97-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik bahan organik non-polar; konfirmasikan penampilan pada label dan lembar data produsen
Penyimpanan tempat sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat

Simpan bahan di lemari reagen sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari langsung serta jauh dari oksidator kuat dan sumber panas. Botol harus selalu tertutup rapat untuk mencegah masuknya udara lembap dan penguapan pelarut sisa. Karena bahan ini ditujukan untuk aplikasi elektronik yang sangat peka terhadap pengotor, gunakan spatula dan peralatan gelas yang benar-benar bersih serta kering agar kemurnian tetap terjaga. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, lalu lakukan penimbangan atau pelarutan di lemari asam. Kumpulkan sisa bahan dan larutan bekas dalam wadah limbah organik berlabel sesuai prosedur B3 laboratorium.

  • Fomina dkk. (2009). Synthesis and Spectroscopy of Poly(9,9-dihexylfluorene-2,7-diyl- co -9,9-dihexylfluorene-3,6-diyl)s and Their Model Oligomers. Macromolecules doi:10.1021/ma9008862
  • Kuehne dkk. (2011). β-phase formation in a crosslinkable poly(9,9-dihexylfluorene). Polymer doi:10.1016/j.polymer.2011.09.044
  • Xiao dkk. (2014). Microstructures of Poly (9'9-Dihexylfluorene) Grown in the Non-Solvent Vapor. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.936.53

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.