Dibenzothiophene-2-boronic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan reaksi coupling. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan farmasi, karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain seperti halida, amina, atau hidroksil. Sebagai reagen organoboron, senyawa ini memiliki peran penting dalam reaksi seperti Suzuki-Miyaura dan Kumada-Corriu, yang digunakan untuk membangun struktur molekul kompleks.
Dibenzothiophene-2-boronic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi dapat bereaksi dengan bahan kimia lain yang bersifat asam atau basa. Kandungan anhidrida yang bervariasi dalam senyawa ini memengaruhi reaktivitasnya, sehingga memerlukan penggunaan yang hati-hati. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, seperti etil asetat dan etanol, yang memudahkan proses pemrosesan dan pemanfaatan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian terkait sintesis obat dan bahan kimia industri. Karena keberadaannya yang relatif langka di pasar lokal, produk ini menjadi pilihan utama bagi peneliti yang membutuhkan bahan reagen berkualitas tinggi untuk eksperimen yang kompleks dan presisi tinggi.
- Reaksi coupling Suzuki-Miyaura untuk sintesis senyawa heterosiklik
- Pemanfaatan dalam sintesis senyawa farmakologis kompleks
- Penggunaan dalam penelitian bahan kimia industri berbasis boron
- Aplikasi dalam pengembangan obat baru melalui reaksi organoboron
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa heterosiklik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 668983-97-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Dibenzothiophene-2-boronic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas senyawa. Selama penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung. Karena sifat kimia yang reaktif, senyawa ini harus disimpan terpisah dari bahan kimia asam atau basa.
—