2,6-Di-tert-butyl-4-methylcyclohexanone (mixture of isomers) adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan berperan sebagai prekursor dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan produk yang memiliki sifat kimia dan fisika tertentu, seperti pelarut atau bahan bantu dalam reaksi substitusi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam reaksi seperti reduksi, oksidasi, dan reaksi substitusi. Ketersediaannya dalam bentuk campuran isomer memberikan fleksibilitas dalam penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam farmasi, material, atau industri kimia. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis yang memerlukan keakuratan dan presisi dalam pemilihan bahan dasar.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik untuk memperoleh produk dengan struktur kompleks
- Cocok untuk reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa heterosiklik
- Dapat dimanfaatkan dalam proses pengembangan obat untuk memperoleh senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
- Berguna dalam penelitian material kimia untuk menciptakan senyawa dengan sifat tertentu
- Dapat digunakan dalam reaksi oksidasi untuk menghasilkan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23790-39-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1mL, 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti gelas atau plastik yang tahan. Dalam penggunaan, perlu memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Krossing dkk. (2008). Dimeric Di(tert-butyl)haloalanes and a Monomeric Di(tert-butyl)phosphino-di(tert-butyl)alane. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-2008-0905
- FEDULINA dkk. (1997). ChemInform Abstract: Reactivity of 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzaldehyde, 3,5‐Di‐tert‐ butyl‐4‐hydroxybenzylalcohol and 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzyl Methyl Ether in the Oxidation with Oxygen in Alkaline Solutions.. ChemInform doi:10.1002/chin.199709057
- Morteza Nasrolahi dkk. (2019). Theoretical Approaches to the Conformational Preference of 2,2-Di-tert-Butyl-1,3-Dioxane, 2,2-Di-tert-Butyl-1,3-Dithian, and 2,2-Di-tert-Butyl-1,3-Diselenan. Russian Journal of Inorganic Chemistry doi:10.1134/s0036023619120118
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
