Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 53348-05-3

3,6-Dibromophenanthrene-9,10-dione TCI D4692

3,6-Dibromophenanthrene-9,10-dione TCI D4692
Harga reguler Rp 4.162.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.162.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4692 dengan nomor CAS 53348-05-3 adalah 3,6-Dibromophenanthrene-9,10-dione, building block molekul kecil yang dirancang untuk keperluan riset semikonduktor organik dan ilmu material. Senyawa ini merupakan turunan fenantrenkuinon, yaitu kerangka fenantrena tiga cincin yang membawa dua gugus keton bersebelahan pada posisi sembilan dan sepuluh, dilengkapi dua atom bromin pada posisi tiga dan enam. Kombinasi gugus orto-dion dan dua situs bromin menjadikannya bahan awal yang sangat berguna untuk membangun molekul terkonjugasi berukuran besar. Di laboratorium material, bahan ini berperan sebagai inti akseptor elektron yang dapat diperluas menjadi berbagai unit fungsional pada perangkat elektronik organik.

Keunggulan yang membuat senyawa ini banyak dipilih terletak pada dua jenis reaktivitas yang tersedia secara bersamaan dan dapat digunakan secara berurutan. Gugus orto-dion mudah dikondensasikan dengan diamina aromatik untuk membentuk cincin pirazina, menghasilkan unit akseptor kuat seperti kerangka dibenzo[a,c]fenazina yang populer pada material pemancar cahaya. Sementara itu kedua atom bromin menjadi titik sambung ideal untuk reaksi kopling silang terkatalisis paladium seperti Suzuki–Miyaura, Stille, maupun Buchwald–Hartwig, sehingga peneliti dapat memasang unit donor, rantai pelarut, atau memperpanjang polimer secara simetris. Kerangka fenantrena yang datar dan kaku juga mendukung penumpukan π yang rapi serta mobilitas pembawa muatan yang baik.

Di Indonesia, kebutuhan bahan seperti ini tumbuh bersama berkembangnya riset material fungsional pada kelompok penelitian OLED, sel surya organik, sensor, dan material fotoluminesen di perguruan tinggi serta lembaga riset. Kemasan 1 g umumnya memadai untuk sintesis skala penelitian, penyiapan monomer, dan pembuatan sejumlah seri senyawa uji. AMI Scientific menyediakan building block khusus ini agar peneliti tidak perlu menyintesis sendiri prekursor yang menuntut banyak langkah, sehingga fokus dapat diarahkan pada tahap desain dan pengujian material.

  • Sintesis unit akseptor untuk material OLED, karena gugus orto-dion mudah diubah menjadi kerangka fenazina yang berperan sebagai akseptor kuat pada emitor donor–akseptor.
  • Pembuatan monomer polimer terkonjugasi, sebab dua atom bromin pada posisi simetris memungkinkan polimerisasi melalui kopling silang untuk menghasilkan rantai terkonjugasi yang teratur.
  • Pengembangan material sel surya organik, di mana kerangka fenantrena yang datar dan kaya elektron π mendukung penumpukan molekul serta transportasi muatan yang efisien dalam lapisan aktif.
  • Riset material pemancar TADF dan fluoresen, karena senyawa ini menyediakan inti akseptor yang dapat dipasangkan dengan berbagai donor untuk mengatur celah energi dan warna emisi.
  • Sintesis heterosiklik terfusi bercincin besar, sebab gugus dion pada posisi sembilan dan sepuluh merupakan titik masuk yang praktis menuju kerangka aromatik polisiklik yang lebih kompleks.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 53348-05-3
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g
Bentuk fisik padatan kristalin berwarna
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran label

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena kuinon aromatik dapat peka terhadap cahaya dan kelembapan dalam penyimpanan jangka panjang. Untuk keperluan riset material yang menuntut kemurnian tinggi, penyimpanan di bawah atmosfer inert dan di dalam desikator sangat dianjurkan agar bahan tetap kering dan bebas kontaminasi yang dapat mengganggu kinerja perangkat. Jauhkan dari basa kuat, reduktor, dan amina bebas yang dapat bereaksi dengan gugus dion. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan serbuk di dalam lemari asam untuk mencegah terhirupnya partikel halus. Bersihkan tumpahan tanpa menimbulkan debu dan kelola limbah organik terhalogenasi secara terpisah sesuai prosedur institusi.