Diethyl propylmalonate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks kimia yang sering digunakan dalam reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa kompleks. Diethyl propylmalonate memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang berguna dalam pembuatan senyawa dengan struktur tertentu.
Dalam laboratorium, senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Karena struktur molekulnya yang fleksibel, senyawa ini bisa digunakan dalam berbagai jenis reaksi seperti reaksi alilasi, reaksi esterifikasi, dan reaksi substitusi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk para peneliti yang membutuhkan bahan dasar yang dapat diubah menjadi senyawa dengan fungsi tertentu.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik, pengembangan obat, dan analisis kimia. Karena ketersediaannya yang cukup dan kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti di berbagai institusi pendidikan dan laboratorium penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan dasar reaksi kimia
- Pengembangan senyawa farmakologis dalam penelitian obat
- Reaksi alilasi untuk pembentukan struktur molekul baru
- Esterifikasi dalam produksi senyawa dengan sifat tertentu
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam sampel organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2163-48-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Diethyl propylmalonate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi uap.
—
