TCI
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
Dexmedetomidine adalah senyawa farmakologis yang digunakan dalam penelitian farmasi dan biokimia untuk mempelajari mekanisme kerja obat serta efeknya terhadap sistem saraf. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen yang melibatkan pengujian aktivitas agonis pada reseptor alpha-2 adrenergik. Dexmedetomidine memiliki potensi untuk digunakan dalam penelitian tentang anestesi, manajemen nyeri, dan pengendalian respons fisiologis. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk menguji efek farmakologis dan toksikologi senyawa tertentu.
Dexmedetomidine memiliki sifat kimia stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi, kromatografi, dan reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbau, bahan ini cocok untuk eksperimen yang memerlukan keamanan tinggi. Selain itu, Dexmedetomidine memiliki tingkat kejernihan dan konsistensi yang baik, sehingga memudahkan proses pengukuran dan penggunaan dalam skala laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Dexmedetomidine sering digunakan dalam penelitian terapan medis dan farmasi. Bahan ini menjadi pilihan utama untuk studi tentang efek farmakologis obat, pengembangan obat baru, serta uji coba klinis di tingkat laboratorium. Dengan sifat yang stabil dan aplikasi yang luas, bahan ini sangat relevan untuk peneliti yang ingin memperluas pemahaman tentang mekanisme obat dan dampaknya terhadap tubuh manusia.
Aplikasi Laboratorium
- Dexmedetomidine digunakan untuk uji aktivitas reseptor alpha-2 adrenergik karena kemampuannya menstimulasi reseptor tersebut.
- Bahan ini cocok untuk penelitian tentang anestesi dan manajemen nyeri karena efeknya terhadap sistem saraf.
- Dexmedetomidine sering digunakan dalam pengujian toksikologi untuk menilai dampak jangka pendek dan panjang dari senyawa tertentu.
- Bahan ini memungkinkan peneliti untuk mengembangkan obat baru dengan efek yang lebih spesifik dan lebih aman.
- Dexmedetomidine digunakan dalam studi fisiologis untuk memahami respons tubuh terhadap obat dan pengaruhnya pada organ-organ vital.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 113775-47-6
- Kategori: Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
- Varian/kemasan: 25mg
- Bentuk fisik: Serbuk kristalin
- Catatan penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan
Penanganan dan Penyimpanan
Dexmedetomidine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau napas. Selalu pastikan bahwa bahan ini tidak dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam penelitian laboratorium.
English
Dexmedetomidine is a pharmaceutical compound widely used in biochemical and pharmaceutical research for its ability to interact with alpha-2 adrenergic receptors. This compound plays a crucial role in studying the pharmacological effects of drugs, particularly in the fields of anesthesia, pain management, and physiological responses. Its stable chemical properties and solubility in organic solvents make it suitable for various analytical techniques such as spectroscopy and chromatography. In Indonesian laboratories, Dexmedetomidine is commonly applied in research related to drug development, toxicity testing, and clinical trials. Due to its reliability and versatility, it is an essential tool for researchers aiming to explore the mechanisms of drug action and their impact on the human body.
Referensi Ilmiah
- Bouajram dkk. (2019). 917: INCIDENCE OF DEXMEDETOMIDINE WITHDRAWAL SYMPTOMS AFTER PROLONGED DEXMEDETOMIDINE INFUSION. Critical Care Medicine doi:10.1097/01.ccm.0000551666.21900.8e
- Kornyushenkov (2024). Alpha-2adrenoreceptor agonists. Dexmedetomidine. Russian veterinary journal doi:10.32416/2500-4379-2024-2-47-50
- WACHTER (2008). Dexmedetomidine Reduces Postsurgery Delirium. Clinical Psychiatry News doi:10.1016/s0270-6644(08)70421-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
1-Butyl-3-methylimidazoliumTrifluoroacetate TCI B5526
Harga reguler Dari Rp 2.038.050,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.038.050,00 -
1-Butyl-3-methylimidazoliumMethylSulfate TCI B5527
Harga reguler Dari Rp 1.653.750,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.653.750,00 -
1-Benzyl-3-methylimidazoliumChloride TCI B5543
Harga reguler Rp 916.650,00Harga regulerHarga obral Rp 916.650,00Habis -
1-Butyl-3-methylimidazoliumHydrogenSulfate TCI B5569
Harga reguler Dari Rp 916.650,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 916.650,00 -
1-Butyl-3-methylimidazoliumAcetate TCI B5582
Harga reguler Dari Rp 975.450,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 975.450,00 -
1,3-Bis(2,6-diisopropylphenyl)imidazolium-2-carboxylate TCI B5603
Harga reguler Rp 2.923.200,00Harga regulerHarga obral Rp 2.923.200,00 -
1-Butyl-3-methylimidazoliumHexafluoroantimonate TCI B5724
Harga reguler Dari Rp 1.949.850,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.949.850,00 -
1-Benzyl-3-methylimidazoliumTetrafluoroborate TCI B5725
Harga reguler Rp 798.000,00Harga regulerHarga obral Rp 798.000,00Habis
