Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2631-77-8

3,5-Diiodosalicylaldehyde TCI D4848

3,5-Diiodosalicylaldehyde TCI D4848
Harga reguler Rp 1.505.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.505.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4848 3,5-Diiodosalicylaldehyde adalah turunan salisilaldehida yang membawa dua atom iodium pada posisi 3 dan 5 cincin aromatiknya. Molekul ini memadukan tiga elemen struktural sekaligus: gugus aldehida, gugus hidroksil fenolik yang bertetangga dengannya, serta dua atom halogen berat. Kombinasi tersebut membuatnya menjadi bahan antara yang sangat dihargai dalam kimia koordinasi dan sintesis ligan, sebab pasangan aldehida dan fenol pada posisi orto merupakan motif klasik pembentuk ligan kelat yang mampu mengikat ion logam dengan kuat dan stabil.

Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah kemampuannya membentuk ligan basa Schiff sekaligus menyediakan titik fungsionalisasi lanjutan. Ketika direaksikan dengan amina primer atau diamina, senyawa ini menghasilkan ligan salisilaldimina dan salen yang banyak dipakai untuk membangun kompleks logam transisi bagi katalisis maupun kajian magnetik. Dua atom iodium yang terpasang bukan sekadar penambah bobot: ikatan karbon–iodium sangat cocok untuk reaksi penggandengan silang berkatalis paladium seperti Suzuki, Sonogashira, dan Heck, sehingga kerangka dasarnya dapat diperluas menjadi struktur yang jauh lebih rumit. Atom iodium juga memperkuat efek atom berat yang menarik dalam kajian fotofisika.

Di Indonesia, senyawa semacam ini banyak digunakan oleh laboratorium kimia anorganik dan kimia organik sintetik di perguruan tinggi serta lembaga riset, terutama pada penelitian kompleks logam, katalis homogen, dan sensor berbasis fluoresensi. Kemasan 5 g dan 25 g memberi pilihan yang wajar untuk percobaan pendahuluan maupun penyiapan ligan dalam jumlah lebih besar.

  • Sintesis ligan basa Schiff: pasangan aldehida dan fenol orto membentuk ligan kelat yang mengikat ion logam transisi dengan sangat stabil.
  • Pembuatan kompleks salen: reaksi dengan diamina menghasilkan ligan tetradentat yang banyak dipakai pada katalisis oksidasi dan reaksi asimetris.
  • Reaksi penggandengan silang: ikatan karbon–iodium sangat reaktif pada katalisis paladium sehingga kerangka aromatiknya mudah diperluas menjadi struktur kompleks.
  • Pengembangan sensor kimia: motif fenol–imina memberikan respons optik terhadap ion logam tertentu, berguna untuk merancang probe kolorimetri maupun fluorometri.
  • Kajian fotofisika molekul: kehadiran dua atom berat iodium memengaruhi proses perpindahan antarsistem sehingga menarik diteliti pada material pemancar cahaya.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 2631-77-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristal aromatik terhalogenasi
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Senyawa aromatik beriodium sebaiknya disimpan terlindung dari cahaya karena ikatan karbon–iodium dapat terurai perlahan bila terpapar sinar, yang kadang ditandai perubahan warna padatan. Gunakan botol kaca amber atau kemasan asli pabrikan yang tertutup rapat, dan tempatkan di lemari reagen yang sejuk serta kering. Timbang dengan spatula bersih dan kering, kemudian tutup kembali wadah dengan segera. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, hindari menghirup debu halus maupun kontak dengan kulit, serta bekerja di area berventilasi memadai.

  • Li (2007). Crystal structure of 3,5-diiodosalicylaldehyde (2-hydroxybenzoyl)hydrazone, C14H10I2N2O3. Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.2007.0106
  • Xu dkk. (2009). Synthesis and antibacterial activities of metal(II) complexes with Schiff bases derived from 3,5-diiodosalicylaldehyde. Journal of Coordination Chemistry doi:10.1080/00958970902741251
  • Sathya Saibaba dkk. (2025). Design, Synthesis, and Computational Analysis of Ruthenium(II) Complexes with o-Phenylenediamine (3,5,Diiodosalicylaldehyde) Ligand: Insights into Their Stability and Reactivity. High Energy Chemistry doi:10.1134/s0018143925700110

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.