Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5379-16-8

3',5'-Dimethylacetophenone TCI D4868

3',5'-Dimethylacetophenone TCI D4868
Harga reguler Rp 798.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 798.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4868 3',5'-Dimethylacetophenone adalah keton aromatik sederhana yang terdiri atas cincin benzena bermetil pada posisi 3 dan 5 yang terikat pada gugus asetil. Produk TCI ini digolongkan sebagai building block non-heterosiklik dan berperan di laboratorium sebagai bahan awal serbaguna dalam kimia karbonil. Aril metil keton semacam ini merupakan salah satu kelas bahan awal paling produktif dalam sintesis organik karena gugus metil di sebelah karbonil bersifat cukup asam untuk membentuk enolat, sementara karbon karbonilnya siap menerima serangan nukleofil, sehingga tersedia dua arah pengembangan struktur sekaligus.

Sifat yang mendasari pemilihannya adalah keluwesan reaksi gugus asetofenon dipadukan dengan pola substitusi 3,5-dimetil yang simetris. Melalui kondensasi aldol silang dengan aldehida aromatik, senyawa ini menghasilkan kalkon; melalui kondensasi Claisen–Schmidt lanjutan dan siklisasi, ia menjadi prekursor pirazolin, pirimidina, flavonoid sintetis, dan kuinolina. Reduksi karbonil menghasilkan alkohol sekunder benzilik, sedangkan halogenasi alfa membuka jalan menuju fenasil halida yang sangat reaktif. Dua gugus metil pada posisi meta memberi karakter donor elektron ringan, menaikkan sifat lipofilik, dan menjaga posisi para tetap terbuka untuk fungsionalisasi lanjutan bila diperlukan.

Di Indonesia, bahan ini banyak dipakai laboratorium sintesis organik universitas, riset kimia bahan alam sintetis khususnya penelitian kalkon dan flavonoid, serta pengembangan zat antara farmasi dan wewangian. Kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penyesuaian dengan kebutuhan penelitian: takaran kecil untuk uji kondisi reaksi dan takaran lebih besar untuk sintesis seri turunan. AMI Scientific menyediakannya sebagai bagian dari katalog bahan sintesis organik.

  • Sintesis kalkon melalui kondensasi Claisen–Schmidt dengan aldehida aromatik, reaksi klasik yang menjadi pintu masuk berbagai penelitian senyawa bioaktif berkerangka enon.
  • Pembuatan heterosiklik pirazolin, pirazol, dan pirimidina, karena kalkon hasil kondensasinya mudah disiklisasi bersama hidrazina, hidroksilamina, atau turunan urea.
  • Reaksi enolat dan alkilasi alfa untuk memperpanjang rantai karbon, memanfaatkan keasaman gugus metil di sisi karbonil yang mudah dideprotonasi basa kuat.
  • Sintesis alkohol sekunder benzilik melalui reduksi karbonil, menyediakan zat antara kiral potensial untuk kajian reduksi asimetris maupun biokatalisis.
  • Pembuatan fenasil halida melalui halogenasi alfa, menghasilkan zat antara sangat reaktif yang berguna pada alkilasi nukleofil dan pembentukan cincin heterosiklik.

Merek TCI
Nomor CAS 5379-16-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik bahan organik murni berupa aril metil keton; wujud dan penampilan sebenarnya mengikuti keterangan label serta SDS lot
Penyimpanan simpan sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya

Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, serta bahan pengoksidasi kuat dan basa kuat. Karena senyawa keton aromatik umumnya mudah menguap dan berbau tajam, seluruh pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan wadah kaca bertutup berpelapis inert dan segera ditutup kembali setelah digunakan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari kontak dengan kulit maupun menghirup uapnya. Beri label lengkap pada wadah kerja, jangan mengembalikan sisa bahan ke wadah induk, dan kumpulkan limbah pada penampung limbah organik.

  • SOSNOVSKIKH (1998). ChemInform Abstract: Condensation of Nitriles of Polyhalogenated Carboxylic Acids and Benzonitrile with 2‐Hydroxy‐4,6‐dimethylacetophenone.. ChemInform doi:10.1002/chin.199822098
  • Sosnovskikh (1998). Condensation of nitriles of polyhalogenated carboxylic acids and benzonitrile with 2-hydroxy-4,6-dimethylacetophenone. Russian Chemical Bulletin doi:10.1007/bf02498966
  • Allonas dkk. (2006). A Photodissociation Reaction: Experimental and Computational Study of 2-Hydroxy-2,2-dimethylacetophenone†. Photochemistry and Photobiology doi:10.1562/2005-05-20-ra-535

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.