TCI D5018 adalah senyawa kimia berupa 2-(9,9-Dimethyl-9H-fluoren-2-yl)-4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolane yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organoboron. Senyawa ini termasuk dalam kategori reagen organoboron, yang sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen utama dalam reaksi Suzuki, yang merupakan salah satu metode penting dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan bagian fluoren dan bagian boron yang saling terhubung. Struktur ini memberikan sifat reaktivitas yang tinggi, memungkinkan reaksi kimia yang spesifik dan efisien. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan presisi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks, farmasi, dan material. Karena keberadaannya yang stabil dan aplikasi yang luas, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian akademis dan industri di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian.
- Reaksi Suzuki untuk sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik
- Pembuatan senyawa organoboron dalam sintesis kompleks
- Penelitian dalam bidang farmasi dan material organik
- Pengembangan metode sintesis yang lebih efisien dan ramah lingkungan
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 569343-09-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan cahaya. Karena sifat kimianya yang reaktif, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas yang tidak berreaksi. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
