9,9-Diphenyl-9H-9-silafluorene adalah senyawa organik yang digunakan dalam penelitian ilmu material, terutama dalam pengembangan semikonduktor organik dan material optik. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan gugus fenil yang mengikat pada posisi 9H-silafluorene, memberikan sifat optik dan elektronik yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks dan pengembangan material dengan sifat konduktif atau emisi cahaya.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan sifat kimia yang terkendali, 9,9-Diphenyl-9H-9-silafluorene menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi tinggi. Senyawa ini memiliki daya tahan terhadap reaksi kimia yang tidak diinginkan, sehingga memudahkan proses sintesis dan pemrosesan. Selain itu, senyawa ini juga memiliki sifat optik yang baik, seperti emisi cahaya yang jelas, yang membuatnya relevan dalam penelitian material fungsional.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmu material, terutama dalam bidang semikonduktor organik dan optoelektronik. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian sering memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan material baru yang memiliki aplikasi dalam teknologi informasi dan energi.
- Pengembangan material semikonduktor organik untuk perangkat elektronik fleksibel
- Sintesis senyawa kompleks dengan sifat optik dan elektronik yang spesifik
- Penelitian tentang emisi cahaya dan aplikasi dalam display organik
- Pengujian sifat kimia dan stabilitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Pemrosesan material untuk aplikasi dalam teknologi optoelektronik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5550-08-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Small Molecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Karena sifatnya yang kimia relatif stabil, penanganan dalam laboratorium sebaiknya dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka selama penggunaan dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
