2,5-Dibromo-3-hexadecylthiophene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian ilmu material, terutama dalam pengembangan bahan semikonduktor organik. Senyawa ini memiliki struktur molekul kompleks yang terdiri dari tiofen dengan rantai alkil panjang dan gugus bromo. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang material semikonduktor dan polimer. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan bahan dengan sifat elektronik tertentu.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan sinar ultraviolet dan oksidasi. Karena memiliki rantai alkil panjang, senyawa ini memiliki kelarutan yang rendah dalam pelarut polar, tetapi dapat larut dalam pelarut non-polar seperti heksana atau toluena. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kontrol tingkat kekentalan dan kelarutan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian material semikonduktor, terutama dalam pengembangan bahan untuk sel surya organik dan perangkat elektronik. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk memperluas pemahaman tentang sifat elektronik dan struktur molekul.
- Pengembangan bahan semikonduktor organik untuk sel surya
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang material polimer
- Penelitian tentang sifat elektronik dan struktur molekul
- Uji karakteristik bahan untuk aplikasi elektronik organik
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam sistem material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 178452-13-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan sumber panas. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas kimia. Saat menangani senyawa ini, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat bersifat iritatif. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari akumulasi uap.
—
