2,2'-Diaminobiphenyl adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang stabil dan dapat berfungsi sebagai bahan pembangun dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul dengan struktur tertentu, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik atau senyawa dengan sifat tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang cukup stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi nucleofili, elektrofilik, atau reaksi substitusi. Karena struktur aromatiknya yang kuat, senyawa ini juga memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi kimia yang keras. Sifat tersebut membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi laboratorium yang membutuhkan bahan yang stabil dan dapat beradaptasi dalam berbagai kondisi reaksi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks, pengembangan obat, dan penelitian material. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian dan pengembangan di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Pengembangan material polimer dengan sifat tertentu
- Reaksi kimia organik untuk pembentukan senyawa kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pembuatan senyawa intermediet dalam sintesis farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1454-80-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat kimia yang stabil, penanganannya cukup aman, tetapi tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Di laboratorium, senyawa ini sebaiknya ditempatkan di area yang terkontrol dan tidak terpapar suhu ekstrem.
- Rajendiran dkk. (1995). Photoluminescence of 4,4′-Diaminobiphenyl. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.68.2797
- (2017). Molecular Interactions of Carcinogenic Aromatic Amines, 4-Aminobiphenyl and 4,4’-Diaminobiphenyl, with Lactoperoxidase – Insight to Breast Cancer. Anticancer Research doi:10.21873/anticanres.12075
- WOLINSKA-GRABCZYK dkk. (1997). Thermothropic liquid crystalline poly(urethane-urea)s from 4,4'-diaminobiphenyl, 2,4-tolylene diisocyanate and poly(oxytetramethylene)diol. Polimery doi:10.14314/polimery.1997.055
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
