3,6-Dibromo-9H-fluoren-9-one adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substituen bromo di posisi 3 dan 6, sehingga memperkaya reaktivitasnya dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa kompleks, termasuk dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bagian penting dari proses penelitian dan pengembangan senyawa baru.
Karakteristik utama dari 3,6-Dibromo-9H-fluoren-9-one adalah struktur aromatik yang stabil dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kontrol presisi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tarik dalam reaksi yang memerlukan substitusi bromo, karena substituen bromo dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsional lainnya.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks, pengembangan obat, dan penelitian material baru. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan perguruan tinggi yang fokus pada bidang kimia dan farmasi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian material organik dengan struktur kompleks
- Pengembangan senyawa dengan sifat optik atau elektronik tertentu
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 216312-73-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk menghindari reaksi dengan bahan kimia lain. Dalam penggunaan, perlu dilakukan penanganan yang hati-hati karena senyawa ini bisa bersifat iritatif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
—
