Bahan kimia TCI D5516 ini merupakan sebuah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini memiliki fungsi utama sebagai penghambat oksidasi atau antioksidan, yang berperan penting dalam melindungi bahan polimer dari proses degradasi akibat paparan udara, panas, dan sinar UV. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan untuk memperpanjang masa pakai bahan polimer, menjaga kualitas produk, dan memastikan kestabilan struktur material.
Karakteristik utama dari bahan ini adalah kemampuannya untuk berikatan dengan rantai polimer dan menghambat reaksi oksidatif yang merusak. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis dan modifikasi polimer. Sifat kimianya yang stabil dan tidak mudah terurai menjadikannya pilihan yang tepat untuk aplikasi laboratorium yang membutuhkan keandalan dan konsistensi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, bahan ini sangat relevan dalam penelitian dan pengembangan bahan polimer, termasuk dalam industri tekstil, plastik, dan bahan konstruksi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan modifikasi polimer dan pengembangan bahan baru yang tahan lama dan ramah lingkungan.
- Pengujian stabilitas polimer dalam lingkungan oksidatif
- Modifikasi rantai polimer untuk meningkatkan ketahanan terhadap degradasi
- Penelitian tentang bahan antioksidan untuk aplikasi industri
- Pengembangan bahan komposit yang tahan terhadap cuaca ekstrem
- Eksperimen sintesis polimer dengan penambahan aditif antioksidan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 32687-78-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Saat menangani bahan ini, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
- PUGOVICS dkk. (1998). ChemInform Abstract: The Synthesis of (3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxyphenyl)methyl 3‐Pyridylalkyl Ethers via 1‐(3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxyphenyl)methylpyridinium Salts.. ChemInform doi:10.1002/chin.199842137
- Pugovičs dkk. (1998). The Synthesis of (3,5-DI-tert-butyl-4-hydroxyphenyl)methyl-(3-pyridylalkyl)-ethersvia1-(3,5-Di-tert-butyl-4-hydroxyphenyl)methyl Pyridinium Salts.. Synthetic Communications doi:10.1080/00397919808007038
- Watanabe dkk. (2010). Behavior of 2-(3,5-di-tert-butyl-2-hydroxyphenyl)benzotriazole (DBHPBT) and 2-(3,5-di-tert-butyl-2-hydroxyphenyl)-5-chlorobenzotriazole during incineration of solid waste contaminated with thousand mg/kg levels of DBHPBT. Journal of Hazardous Materials doi:10.1016/j.jhazmat.2010.02.048
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![3-(3,5-Di-tert-butyl-4-hydroxyphenyl)-N'-[3-(3,5-di-tert-butyl-4-hydroxyphenyl)propanoyl]propanehydrazide (CAS 32687-78-8) - TCI D5516 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510D5516.jpg?v=1768818453&width=1445)