9,10-Di(naphthalen-2-yl)-2-phenylanthracene adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia lanjutan. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang berarti senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa lain yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur aromatik dan rantai hidrokarbon yang stabil.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang sangat teratur, dengan rantai naphthalen dan anthracene yang saling terhubung. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya yang memerlukan kestabilan struktur molekuler. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa aromatik dan studi struktur molekuler. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang membutuhkan bahan baku dengan struktur kompleks dan presisi tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian kimia organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dengan struktur rantai hidrokarbon
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam reaksi kimia lanjutan
- Pengembangan bahan kimia baru dengan struktur tertentu
- Studi karakteristik fisika-kimia senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 865435-20-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat kimia yang relatif stabil, senyawa ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan ekstrem. Namun, tetap perlu dihindari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya atau bahan yang dapat bereaksi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani senyawa ini.
—
