2,6-Di-O-methyl-beta-cyclodextrin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok siklodextrin, yang merupakan turunan dari pati. Senyawa ini digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium untuk meningkatkan solubilitas dan stabilitas senyawa aktif. Dalam proses penelitian, senyawa ini sering digunakan sebagai pengemas atau pengikat molekul lain, sehingga membantu dalam proses formulasi dan analisis. Karena sifatnya yang dapat membentuk kompleks dengan berbagai molekul, senyawa ini sangat berguna dalam bidang farmasi, kimia analitik, dan teknologi makanan.
2,6-Di-O-methyl-beta-cyclodextrin memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan cincin heptasakarida yang memungkinkan pembentukan kompleks dengan berbagai senyawa. Sifat ini membuatnya ideal untuk digunakan dalam penelitian yang membutuhkan peningkatan kelarutan atau stabilitas senyawa aktif. Selain itu, senyawa ini tidak beracun dan memiliki sifat kimia yang stabil, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium.
Di laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang farmasi dan kimia analitik. Peneliti menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan formulasi obat, memperbaiki sifat fisik dan kimia senyawa aktif, serta dalam proses analisis kuantitatif. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian di Indonesia.
- Dalam formulasi obat, senyawa ini digunakan untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitas senyawa aktif.
- Dalam analisis kuantitatif, senyawa ini membantu dalam pembentukan kompleks yang memudahkan deteksi dan pemisahan komponen.
- Dalam penelitian makanan, senyawa ini digunakan untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan produk.
- Dalam bidang farmakologi, senyawa ini digunakan untuk mengoptimalkan penyerapan obat dalam tubuh.
- Dalam pengembangan teknologi pengemasan, senyawa ini membantu dalam pembentukan struktur yang stabil dan efektif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51166-71-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan yang tepat akan mempertahankan sifat kimia dan fisik senyawa ini. Selama penanganan, pastikan menggunakan sarung tangan dan masker untuk menjaga keamanan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam laboratorium, senyawa ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel. Penyimpanan yang baik akan memastikan kualitas dan keandalan senyawa ini dalam penggunaan.
- PATZELT dkk. (1992). Stimulation of polyether antibiotic production in streptomycetes by heptakis-2,6-di-o-methyl .BETA.-cyclodextrin.. The Journal of Antibiotics doi:10.7164/antibiotics.45.1806
- NAKAI dkk. (1990). New methods for preparing cyclodextrin inclusion compounds. III. Preparation of heptakis-(2,6-di-O-methyl)-.BETA.-cyclodextrin-benzoic acid inclusion compound by sealed heating.. Chemical and Pharmaceutical Bulletin doi:10.1248/cpb.38.1345
- NGUYEN dkk. (2023). Inclusion complexes of squalene with beta-cyclodextrin and methyl-beta-cyclodextrin: preparation and characterization. Turkish Journal of Chemistry doi:10.55730/1300-0527.3537
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
