2'-Deoxy-2'-fluoro-4-thiouridine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang kimia biologis dan kimia asam nukleat. Bahan ini merupakan analog nukleotida yang memiliki struktur mirip dengan uridin, tetapi dengan modifikasi pada atom oksigen dan sulfur. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk penelitian terkait modifikasi asam nukleat, seperti DNA dan RNA, serta dalam pengembangan obat yang berbasis mekanisme interaksi dengan asam nukleat.
Karakteristik utama dari 2'-Deoxy-2'-fluoro-4-thiouridine adalah kemampuannya untuk berikatan dengan enzim seperti RNA polymerase dan DNA polymerase, sehingga dapat digunakan sebagai analog substrat atau inhibitor. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam studi mekanisme enzimatik dan pengembangan obat. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini banyak digunakan oleh peneliti di bidang biokimia, farmakologi, dan genetika. Penelitian yang melibatkan modifikasi asam nukleat, seperti pengembangan obat antivirus atau pengujian efek modifikasi nukleotida, sering kali memerlukan bahan ini. Ketersediaan senyawa ini di pasar lokal juga mendukung kegiatan penelitian yang berfokus pada inovasi ilmiah dan teknologi kesehatan.
- Penelitian modifikasi asam nukleat untuk pengembangan obat antivirus
- Uji aktivitas enzim RNA polymerase dalam reaksi transkripsi
- Pengembangan analog nukleotida untuk studi mekanisme interaksi DNA
- Eksperimen sintesis senyawa biologis dengan struktur kompleks
- Pengujian efek toksikologi senyawa pada sel eukariotik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10212-16-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Karena sifat kimianya yang reaktif, penanganannya harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel, seperti asam kuat atau bahan pengoksidasi. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan dalam berbagai eksperimen laboratorium.
- Miethchen dkk. (2005). d-2-Deoxy-2-fluoro-chiro-inositol—a new member of the deoxy fluoro inositol family. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2004.11.158
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
