2-Bromoisobutanoic Acid N-Hydroxysuccinimide Ester adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Senyawa ini sering ditemukan dalam reaksi polimerisasi dan modifikasi molekul, karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen penting dalam pembuatan polimer, pengikatan molekul, dan reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah reaktivitasnya yang tinggi dan kemampuannya untuk berikatan dengan gugus amina, karboksilat, dan hidroksil. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi pengikatan dan modifikasi molekul. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi laboratorium yang terkendali, sehingga memudahkan penggunaan dan penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia, farmasi, dan material. Karena kebutuhan akan senyawa kimia berkualitas tinggi yang dapat digunakan dalam berbagai eksperimen, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa yang melakukan eksperimen terkait sintesis polimer atau modifikasi molekul.
- Digunakan dalam sintesis polimer untuk memperkuat struktur molekul.
- Cocok untuk reaksi pengikatan molekul dalam penelitian farmasi.
- Berguna dalam modifikasi senyawa organik untuk meningkatkan sifat kimia.
- Dapat digunakan dalam pembuatan bahan kimia untuk industri pangan.
- Memiliki potensi dalam pengembangan bahan baru untuk aplikasi medis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 728034-24-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymerization Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Simpan di suhu ruang dan hindari paparan udara bebas. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu tutup rapat setelah digunakan. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi dan risiko kecelakaan.
—
