Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 578-54-1

2-Ethylaniline TCI E0060

2-Ethylaniline TCI E0060
Harga reguler Rp 856.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 856.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Deskripsi

TCI E0060 2-Ethylaniline adalah amina aromatik primer yang membawa gugus etil pada posisi orto terhadap gugus amino. Letak gugus etil yang berdekatan dengan nitrogen inilah yang membedakannya dari anilina biasa dan menjadikannya bahan awal bernilai khusus dalam sintesis organik. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai perantara pembuatan zat warna, sebagai bahan awal sintesis senyawa heterosiklik bernitrogen, dan sebagai pemasok rangka anilina tersubstitusi pada pekerjaan sintesis bahan aktif serta ligan untuk kimia koordinasi dan katalisis.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah hambatan ruang yang disumbangkan gugus etil orto. Hambatan tersebut memperlambat sebagian reaksi pada nitrogen, tetapi justru berguna untuk mengarahkan jalur reaksi dan mencegah terbentuknya produk samping yang tidak diinginkan. Sebagai amina primer, nitrogennya tetap dapat diasilasi, didiazotasi, maupun dikondensasi dengan aldehida membentuk imina. Pola substitusi orto ini juga banyak dimanfaatkan pada pembuatan ligan berjenis amina berhalangan yang dipakai dalam katalisis logam transisi. Mutu sintesis dari TCI membantu menjaga bahan tidak menggelap berlebihan akibat oksidasi selama penyimpanan.

Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada laboratorium kimia organik dan kimia anorganik perguruan tinggi serta lembaga penelitian, terutama pada pekerjaan sintesis ligan dan senyawa heterosiklik. Kemasan 25 mL sesuai untuk penelitian skala milimol dan pekerjaan tesis, sedangkan kemasan 500 mL cocok bagi laboratorium yang menjalankan sintesis berulang atau menyiapkan seri ligan dalam jumlah lebih besar.

Aplikasi Laboratorium

  • Bahan awal sintesis ligan amina berhalangan ruang, karena gugus etil orto memberi hambatan yang diperlukan untuk menstabilkan kompleks logam transisi tertentu.
  • Perantara pembuatan zat warna azo, sebab gugus amino primernya dapat didiazotasi lalu dikopling dengan senyawa aromatik teraktivasi lainnya.
  • Bahan awal sintesis senyawa heterosiklik bernitrogen, karena rangka anilina tersubstitusi ini menjadi titik masuk reaksi siklisasi menuju indol dan kuinolin.
  • Sintesis imina dan basa Schiff, sebab nitrogen aminanya berkondensasi dengan aldehida menghasilkan ligan bidentat maupun monodentat yang berguna dalam katalisis.
  • Reaksi asilasi dan sulfonilasi amina, karena gugus amino primernya tetap reaktif meski letak gugus etil menambah keterarahan pada jalannya reaksi.

Spesifikasi

  • Merek: TCI (Tokyo Chemical Industry)
  • Nomor CAS: 578-54-1
  • Kategori: Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
  • Varian kemasan: 25 mL dan 500 mL
  • Bentuk fisik: cairan tidak berwarna sampai kekuningan atau kecoklatan
  • Penyimpanan: wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya

Penanganan dan Penyimpanan

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung serta jauh dari bahan pengoksidasi kuat dan asam kuat. Amina aromatik cenderung menggelap bila terpapar udara dan cahaya, sehingga botol perlu segera ditutup setelah setiap pemakaian. Karena senyawa golongan ini dapat terserap melalui kulit, gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan seluruh penuangan di dalam lemari asam. Cuci tangan seusai bekerja dan ikuti lembar data keselamatan produsen.

English

TCI E0060 2-Ethylaniline is a primary aromatic amine carrying an ethyl group ortho to the amino function. That neighbouring alkyl group is what sets it apart from plain aniline: the steric hindrance it creates slows some reactions at nitrogen but usefully steers others, suppressing unwanted side products and making the compound a favoured precursor for hindered amine ligands in transition-metal catalysis. The primary amino group nonetheless remains reactive and can be acylated, diazotised, or condensed with aldehydes to form imines and Schiff bases. Laboratories use it as a dye intermediate, as an entry point to nitrogen heterocycles such as indoles and quinolines, and in coordination chemistry. Supplied in 25 mL and 500 mL packs.

Referensi Ilmiah

  • Tzeng dkk. (1999). Vibronic features of p-ethylaniline, p-ethylaniline-NHD, and p-ethylaniline-ND2 by resonant two-photon ionization mass spectrometry. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/s0022-2860(98)00677-2
  • Chaudhari dkk. (2007). Poly(o-ethylaniline) coatings for stainless steel protection. Progress in Organic Coatings doi:10.1016/j.porgcoat.2006.12.001
  • Kim dkk. (2014). Core–shell structured poly(2-ethylaniline) coated crosslinked poly(methyl methacrylate) nanoparticles by graft polymerization and their electrorheology. RSC Advances doi:10.1039/c4ra04799k

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap