Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 149022-26-4

Ethylenediaminetetraacetic Acid Monosodium Ferric Salt Hydrate TCI E0092

Ethylenediaminetetraacetic Acid Monosodium Ferric Salt Hydrate TCI E0092
Harga reguler Rp 1.093.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.093.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0092 Ethylenediaminetetraacetic Acid Monosodium Ferric Salt Hydrate adalah kompleks kelat besi tiga dengan ligan EDTA yang disertai satu ion natrium sebagai penyeimbang muatan, tersedia dalam bentuk hidrat. Produk ini termasuk kategori kimia katalisis dan anorganik pada kelompok unsur transisi. Senyawa yang sering disingkat NaFeEDTA ini menyediakan besi tiga dalam wujud terkelat dan larut air, suatu bentuk yang sangat dicari karena besi tiga bebas mudah terhidrolisis dan mengendap sebagai besi hidroksida begitu keasaman larutan bergeser ke arah netral.

Karakteristik yang menjadikannya bernilai adalah kestabilan kompleks besi EDTA yang tinggi pada rentang keasaman lebar serta kelarutannya yang baik. Dengan besi terikat rapat di dalam sangkar ligan, larutan tetap bening tanpa keruh atau endapan, dan besi tetap tersedia dalam bentuk terlarut yang dapat diserap sistem biologis maupun dimanfaatkan pada reaksi kimia. Padatan hidratnya berwarna kekuningan hingga cokelat muda dan mudah ditimbang, sehingga penyiapan larutan stok berjalan sederhana. Kombinasi kestabilan, kelarutan, dan ketersediaan besi inilah yang membuatnya banyak dikaji sebagai bentuk besi fungsional.

Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset fortifikasi pangan, kajian gizi mikro, penelitian pupuk mikro dan nutrisi tanaman, serta pengembangan larutan hara pada budidaya hidroponik skala penelitian. Laboratorium pangan dan pertanian merupakan pengguna utamanya, mengingat besi terkelat dikenal memiliki ketersediaan yang lebih baik dibandingkan garam besi anorganik. Kemasan 25 g cocok untuk percobaan skala kecil dan pengembangan metode, sedangkan kemasan 500 g mendukung laboratorium dengan kegiatan formulasi atau percobaan berulang.

  • Riset fortifikasi besi pada pangan, karena bentuk terkelat menekan reaksi besi dengan komponen pangan yang biasanya menimbulkan perubahan warna dan rasa logam.
  • Penyiapan larutan hara hidroponik dan media tumbuh tanaman, sebab besi terkelat tetap terlarut dan tersedia meskipun keasaman larutan bergeser ke arah netral.
  • Kajian ketersediaan dan penyerapan mikronutrien besi, di mana kompleks dengan komposisi tertentu memungkinkan perbandingan antar bentuk besi secara terkendali.
  • Reagen pada percobaan reaksi oksidasi terkatalisis besi, karena pusat besi terkelat memberikan lingkungan koordinasi terdefinisi yang lebih mudah dikendalikan daripada besi bebas.
  • Bahan pembanding pada pengembangan metode analisis besi, sebab padatannya mudah ditimbang untuk membuat larutan stok berkonsentrasi yang jelas dan dapat diulang.

Merek TCI, kode produk E0092
Nomor CAS 149022-26-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik padatan berwarna kekuningan hingga cokelat muda, berbentuk hidrat, larut dalam air
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat

Kompleks besi bersifat peka terhadap cahaya, sehingga produk ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat yang terlindung dari sinar matahari langsung, misalnya botol berwarna gelap atau wadah asli yang diletakkan di dalam lemari tertutup. Jaga ruang penyimpanan tetap sejuk dan kering karena bentuk hidratnya peka terhadap perubahan kelembapan. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang, serta hindari terbentuknya debu. Larutan yang sudah disiapkan sebaiknya segera dipakai dan disimpan terlindung cahaya agar mutunya terjaga.

  • Liu dkk. (2020). Highly Nitrogen-Doped Porous Carbon Nanosheets Electrocatalyst from Ethylenediaminetetraacetic Acid Ferric Sodium Salt for Oxygen Reduction Reaction. Nanoscience and Nanotechnology Letters doi:10.1166/nnl.2020.3108
  • Albano dkk. (2001). Ferric Ethylenediaminetetraacetic Acid (FeEDTA) Photodegradation in Commercially Produced Soluble Fertilizers. HortTechnology doi:10.21273/horttech.11.2.265
  • Kikugawa dkk. (1992). Interpretation of the thiobarbituric acid reactivity of rat liver and brain homogenates in the presence of ferric ion and ethylenediaminetetraacetic acid. Analytical Biochemistry doi:10.1016/0003-2697(92)90102-d

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.