Ethylene Glycol Diglycidyl Ether (mixture) adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis polimer. Sebagai monomer, bahan ini berperan penting dalam pembentukan senyawa polimer seperti epoksi, yang memiliki sifat mekanik dan kimia yang sangat baik. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian material dan kimia untuk memperoleh produk dengan sifat tertentu, seperti kekuatan, ketahanan terhadap panas, dan ketahanan terhadap korosi.
Ethylene Glycol Diglycidyl Ether memiliki struktur kimia yang stabil dan memiliki reaktivitas tinggi terhadap berbagai reaktan. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi polimerisasi dan modifikasi senyawa kimia. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian material, kimia, dan teknik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk keperluan eksperimen dan pengembangan produk baru. Bahan ini juga relevan dalam bidang industri kimia, seperti produksi bahan komposit dan bahan pelapis.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis polimer epoksi untuk memperkuat sifat mekanik bahan.
- Bahan ini cocok untuk reaksi polimerisasi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan stabilitas kimia.
- Bahan ini berguna dalam pengembangan bahan komposit yang tahan terhadap panas dan korosi.
- Bahan ini digunakan dalam penelitian modifikasi senyawa kimia untuk meningkatkan sifat fisik.
- Bahan ini relevan dalam pengujian sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | (tidak ada) |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Hindari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan. Gunakan wadah yang tahan terhadap bahan kimia untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- Shakoor Shar dkk. (2023). Development of PLA/Lignin Bio-Composites Compatibilized by Ethylene Glycol Diglycidyl Ether and Poly (ethylene glycol) Diglycidyl Ether. Polymers doi:10.3390/polym15204049
- Peng dkk. (2026). In vitro evaluation of hyaluronic acid gels crosslinked with 1,4-butanediol diglycidyl ether and poly(ethylene glycol) diglycidyl ether for soft-tissue augmentation. RSC Advances doi:10.1039/d6ra03136f
- Wang dkk. (2026). Mechanical Performance and Dye Adsorption of Lignin/Poly(ethylene glycol) Diglycidyl Ether/Sorbitol Polyglycidyl Ether Hydrogels. Polymers doi:10.3390/polym18040489
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.