TCI E0743 3,4-Ethylenedioxythiophene-2,5-dicarboxylic Acid (CAS 18361-03-0) adalah turunan EDOT yang membawa dua gugus asam karboksilat pada posisi 2 dan 5 cincin tiofena. Tokyo Chemical Industry menggolongkannya sebagai material building block untuk semikonduktor polimer. Berbeda dengan EDOT biasa yang langsung dipolimerisasi, senyawa dwiasam ini berperan sebagai bahan antara serbaguna: gugus karboksilatnya dapat diesterifikasi, diamidasi, atau digunakan sebagai penghubung koordinasi, sekaligus dapat dilepas melalui dekarboksilasi untuk membuka kembali posisi alfa. Di laboratorium, bahan ini menjadi pintu masuk menuju monomer EDOT termodifikasi dan material hibrida berbasis tiofena.
Sifat yang membuatnya bernilai adalah kombinasi kerangka elektron-kaya EDOT dengan dua gugus fungsi yang dapat diarahkan. Jembatan etilenadioksi tetap memberikan karakter donor elektron dan kestabilan konjugasi seperti pada EDOT induknya, sementara gugus asam karboksilat yang simetris pada kedua ujung memungkinkan pembentukan struktur berulang, jaringan koordinasi logam, atau penambatan molekul ke permukaan yang bermuatan. Gugus karboksilat juga membuat senyawa ini lebih polar dan dapat larut dalam pelarut yang bersifat basa lemah atau berair, berbeda dengan EDOT yang lipofilik. Pengaturan pH karenanya menjadi alat penting saat pelarutan maupun pemurnian. Bentuk padatnya memudahkan penimbangan yang teliti pada skala kecil.
Di Indonesia, senyawa seperti ini dipakai kelompok riset material fungsional yang mengembangkan polimer konduktif termodifikasi, kerangka logam-organik, lapisan pengubah permukaan elektroda, serta sensor kimia. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola penelitian di sini yang umumnya berjalan pada skala miligram hingga gram, sehingga bahan dapat digunakan efisien tanpa banyak sisa. Ketersediaan turunan EDOT terfungsionalisasi membantu peneliti melangkah lebih jauh dari sekadar mengulang pembuatan PEDOT konvensional menuju rancangan material yang lebih spesifik.
- Sintesis monomer EDOT termodifikasi, karena gugus karboksilat pada kedua ujung memberikan titik masuk esterifikasi maupun amidasi menuju turunan dengan sifat terancang.
- Pembuatan kerangka logam-organik dan polimer koordinasi, sebab dua gugus karboksilat simetris berfungsi sebagai penghubung yang efektif terhadap pusat logam.
- Modifikasi permukaan elektroda, mengingat gugus asam dapat menambatkan molekul pada substrat sehingga menghasilkan antarmuka fungsional untuk penelitian elektrokimia.
- Prekursor menuju EDOT melalui dekarboksilasi terkendali, karena pelepasan gugus karboksilat membuka kembali posisi alfa yang diperlukan untuk reaksi penggabungan.
- Pengembangan sensor kimia berbasis polimer konduktif, sebab gugus polar pada kerangka meningkatkan interaksi dengan analit berair yang menjadi sasaran pengukuran.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 18361-03-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk pada suhu ruang; rujuk label dan Certificate of Analysis lot terkait |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai anjuran produsen |
Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Sebagai senyawa dwiasam berbentuk serbuk, bahan ini perlu dilindungi dari kelembapan agar tidak menggumpal dan agar hasil penimbangan tetap akurat; menyertakan kantong pengering di dalam wadah sekunder dapat membantu. Jauhkan dari basa kuat dan bahan pengoksidasi. Timbang di atas neraca analitik menggunakan spatula bersih, dan hindari terbentuknya debu halus dengan bekerja perlahan atau di dalam lemari asam. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, masker bila perlu, serta baca Lembar Data Keselamatan Bahan.
—
