1-Ethynyl-4-(phenylethynyl)benzene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus etinil yang menghubungkan rantai fenil, sehingga memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun molekul dengan struktur tertentu. Dalam laboratorium, bahan ini menjadi komponen penting dalam proses sintesis senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
1-Ethynyl-4-(phenylethynyl)benzene memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif dalam reaksi substitusi dan adisi. Struktur molekulnya yang simetris memungkinkan reaksi yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan para peneliti dalam mengontrol proses sintesis. Karakteristik ini membuat senyawa ini dipilih sebagai bahan dasar dalam berbagai eksperimen kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, bahan ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat, material baru, dan senyawa kimia berbasis aromatik.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam reaksi substitusi dan adisi
- Penelitian tentang struktur dan sifat kimia senyawa dengan rantai etinil
- Pembuatan senyawa intermediat untuk proses sintesis farmakologis
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 92866-00-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penyimpanan yang tepat akan memastikan stabilitas bahan hingga masa berlaku.
- Hong dkk. (1999). Nucleophilic substitution reactions of acetylides on substituted tricarbonyl(η6-fluoroarene)chromium and reactions of tricarbonyl[η6-(2-trimethylsilylethynyl)toluene]chromium and tricarbonyl[η6-(p-ethynyl-phenylethynyl)benzene]chromium with dicobalt octacarbonyl. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(99)00186-2
- Fenenko dkk. (2007). Electrical properties of 1,4-bis(4-(phenylethynyl)phenylethynyl)benzene and its application for organic light emitting diodes. Chemical Communications doi:10.1039/b700466d
- Rodriguez dkk. (2006). Synthesis of conjugated 2 and 2,5-(ethenyl) and (ethynyl)phenylethynyl thiophenes: fluorescence properties. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2006.01.032
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
