Ethyl 2-Amino-5-phenylthiophene-3-carboxylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang mengandung gugus tiophene dan amina, sehingga menjadi bahan penting dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi farmakologis atau kimia organik.
Karakteristik utama dari Ethyl 2-Amino-5-phenylthiophene-3-carboxylate adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi coupling. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan sintesis. Sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan sintesis senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa dengan aktivitas terapeutik, terutama dalam bidang farmasi dan biokimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Penelitian farmakologis untuk pengujian efek biologis senyawa kimia
- Eksperimen kimia organik dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pengujian struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4815-34-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah degradasi. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan.
—
