9-(2-Ethylhexyl)-3,6-bis(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)-9H-carbazole adalah senyawa organoboron yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang melibatkan karboksil dan gugus boron, sehingga sangat berperan dalam reaksi substitusi dan coupling. Senyawa ini sering ditemukan dalam aplikasi seperti sintesis senyawa heterosiklik dan pengembangan obat.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi Suzuki-Miyaura dan Kumada-Corriu, yang merupakan metode penting dalam sintesis senyawa kompleks. Karena memiliki gugus boron yang stabil, senyawa ini juga memiliki sifat reaktivitas yang terkendali, sehingga memungkinkan penggunaan yang aman dan efisien di laboratorium.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sangat relevan bagi peneliti yang bekerja di bidang kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang menuntut presisi tinggi dan keterlibatan dalam reaksi kimia yang rumit.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang membutuhkan reaktivitas boron yang terkendali
- Reaksi coupling dalam pengembangan senyawa obat baru
- Penelitian dalam bidang material organik dengan struktur kompleks
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis yang tinggi
- Reaksi Suzuki-Miyaura untuk penggabungan rantai molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 448955-87-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena bersifat kimia yang reaktif, harus ditempatkan di area yang terkontrol dan dihindari kontak langsung dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan risiko paparan.
—
