TCI E1413 1732-96-3 Ethane-1,2-diyl Bis(1,3-dihydro-1,3-dioxoisobenzofuran-5-carboxylate) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia terutama dalam bidang ilmu material dan polimer. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi dan stabilitas molekuler. Sebagai monomer, senyawa ini berperan dalam pembentukan polimer dengan struktur tertentu, yang menjadi dasar dalam pengembangan bahan baru.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, dengan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam reaksi polimerisasi dan modifikasi molekul. Selain itu, struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan reaksi yang lebih spesifik dan presisi, sehingga cocok untuk penelitian yang membutuhkan tingkat akurasi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian material dan polimer untuk mengembangkan bahan baru yang memiliki sifat unik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis polimer, modifikasi senyawa, dan pengembangan bahan komposit.
- Sintesis polimer dengan struktur kompleks untuk aplikasi industri
- Pengembangan bahan komposit dengan sifat mekanik yang optimal
- Modifikasi senyawa organik untuk meningkatkan reaktivitas dan stabilitas
- Penelitian tentang reaksi kimia yang memerlukan presisi tinggi
- Pengujian kinerja bahan baru dalam lingkungan tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1732-96-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga stabilitas kimia. Penyimpanan di suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
