Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 157057-20-0

1-(1-Ethoxyethoxy)-4-vinylbenzene (stabilized with TBC) TCI E1441

1-(1-Ethoxyethoxy)-4-vinylbenzene (stabilized with TBC) TCI E1441
Harga reguler Rp 2.333.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.333.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E1441 dengan nomor CAS 157057-20-0 adalah 1-(1-Ethoxyethoxy)-4-vinylbenzene yang distabilkan dengan TBC. Senyawa ini merupakan monomer stirena tersubstitusi yang gugus hidroksilnya dilindungi dalam bentuk asetal 1-etoksietil. Dengan kata lain, molekul ini adalah 4-vinilfenol yang gugus fenolnya "ditutup" sementara agar tidak mengganggu proses polimerisasi. Peranannya di laboratorium ilmu bahan adalah menjadi monomer antara yang memungkinkan pembuatan poli(4-hidroksistirena) dan kopolimernya melalui polimerisasi terkendali, sesuatu yang sulit dilakukan bila gugus fenol dibiarkan dalam keadaan bebas karena proton fenolik akan mematikan spesies aktif polimerisasi.

Sifat yang membuat monomer ini dipilih terletak pada gugus pelindung asetal yang mudah dilepaskan kembali pada kondisi asam ringan, sehingga polimer hasil sintesis dapat diubah menjadi bentuk fenolik tanpa merusak rantai utama. Ikatan vinil pada cincin aromatik menjadikannya reaktif terhadap polimerisasi radikal, anionik, maupun teknik terkendali seperti RAFT dan ATRP, sehingga peneliti dapat merancang massa molekul dan arsitektur rantai secara terarah. Kehadiran penstabil TBC, yaitu 4-tert-butilkatekol, mencegah polimerisasi spontan selama penyimpanan dan pengiriman. Sifat kepekaan terhadap asam inilah yang membuat monomer ini juga menarik untuk riset bahan tanggap rangsangan dan kimia fotoresis.

Dalam praktik laboratorium di Indonesia, bahan ini digunakan oleh kelompok riset polimer di perguruan tinggi, laboratorium ilmu bahan, serta unit riset yang mengembangkan lapisan fungsional dan bahan litografi. Kemasan 5 g dan 25 g sesuai untuk percobaan polimerisasi skala kecil sampai menengah, yang khas pada riset optimasi resep dan penyiapan cuplikan untuk karakterisasi.

  • Sintesis poli(4-hidroksistirena) melalui polimerisasi terkendali, karena gugus fenol terlindung sehingga tidak mengganggu spesies aktif selama rantai polimer tumbuh memanjang.
  • Pembuatan kopolimer blok dengan teknik RAFT atau ATRP, sebab gugus vinil pada monomer ini kompatibel dengan berbagai sistem inisiator dan agen pengendali.
  • Riset bahan fotoresis dan litografi, karena pelepasan gugus pelindung asetal oleh asam mengubah kelarutan lapisan secara tajam dan dapat dimanfaatkan sebagai pencitraan.
  • Pengembangan bahan tanggap rangsangan berbasis pH, sebab konversi bentuk terlindung menjadi fenolik mengubah sifat hidrofilik polimer secara nyata dan dapat dibalik perancangannya.
  • Penyiapan polimer fungsional untuk lapisan permukaan, karena gugus fenol hasil deproteksi menyediakan titik ikat untuk modifikasi kimia lanjutan yang beragam.

Merek TCI
Nomor CAS 157057-20-0
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan yang distabilkan dengan TBC (4-tert-butilkatekol) sebagai penghambat polimerisasi
Penyimpanan simpan dingin, terlindung cahaya, dan dalam wadah tertutup rapat; jangan dipanaskan

Monomer vinil harus disimpan pada suhu rendah sesuai anjuran label, terlindung dari cahaya dan panas, agar penstabil TBC tetap efektif mencegah polimerisasi dini di dalam wadah. Jangan menghilangkan penstabil sebelum bahan benar-benar akan dipakai, dan jangan menyimpan kembali monomer yang sudah dibersihkan dari penghambat. Gugus asetal peka terhadap asam, sehingga bahan wajib dijauhkan dari uap asam maupun wadah bekas asam. Gunakan wadah kaca gelap, sarung tangan, kacamata pengaman, dan kerjakan di lemari asam. Jauhkan dari oksidator, sumber panas, serta sumber nyala.