Ethyl 2-Chloro-2-phenylacetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Bahan ini sering dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam proses kimia, senyawa ini berperan sebagai suatu prekursor yang dapat bereaksi dengan berbagai reagen untuk menghasilkan senyawa yang lebih kompleks. Karena struktur molekulnya yang stabil, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan keandalan dan konsistensi hasil.
Ethyl 2-Chloro-2-phenylacetate memiliki sifat kimia yang relatif stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan. Karena itu, bahan ini mudah disimpan dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan dalam reaksi kimia. Karena karakteristik tersebut, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan bahan kimia yang mudah digunakan dan memiliki kualitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa aromatik dan pengembangan bahan kimia baru. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku yang stabil dan dapat diandalkan. Dengan sifat kimia yang baik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam berbagai proyek penelitian di bidang kimia organik.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri.
- Reaksi substitusi halogen pada senyawa aromatik untuk menghasilkan senyawa dengan sifat kimia yang berbeda.
- Pemanfaatan dalam reaksi esterifikasi untuk menghasilkan senyawa ester yang memiliki aplikasi dalam farmasi dan kosmetik.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogen pada struktur aromatik untuk memahami mekanisme reaksi kimia.
- Penggunaan dalam proses pemisahan dan identifikasi senyawa melalui teknik kromatografi dan spektroskopi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4773-33-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Ethyl 2-Chloro-2-phenylacetate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Dalam penanganan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, bahan ini harus ditempatkan di area yang terpisah dari bahan kimia yang bersifat reaktif atau inflamable.
- Garc�a dkk. (1991). Enzymatic hydrolysis of 2,2,2,-trifluoroethyl ?-chloro-?-phenylacetate in organic media. Biotechnology Letters doi:10.1007/bf01022088
- Wang dkk. (2004). Ytterbium Triflate Catalyzed Synthesis of Ethyl 1,2,3,4‐Tetrahydroisoquinoline‐1‐carboxylates Using Ethyl Chloro(phenylselanyl)acetate.. ChemInform doi:10.1002/chin.200419138
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
