=====PRODUK 1=====
5-Vinyl-1,3-benzodioxole dengan nomor CAS 7315-32-4 adalah monomer fungsional turunan benzodioksol yang dilengkapi gugus vinil reaktif, sehingga senyawa ini menjadi bahan baku penting dalam sintesis polimer dan kopolimer di laboratorium. Dalam praktik riset material, monomer ini berperan sebagai unit pembangun yang dapat dipolimerisasi melalui mekanisme radikal bebas, menghasilkan polimer dengan kerangka benzodioksol yang memberikan sifat termal, optik, dan ketahanan kimia yang khas. Produk TCI ini hadir dalam kemasan 250 miligram, sangat sesuai untuk studi skala kecil, optimasi kondisi reaksi, serta pembuatan polimer dengan berat molekul terkontrol di laboratorium kimia material.
Keunggulan utama senyawa ini terletak pada kombinasi gugus vinil yang reaktif dan cincin benzodioksol yang stabil secara termal. Gugus vinil memungkinkan monomer ini berpartisipasi dalam polimerisasi radikal maupun kopolimerisasi dengan monomer lain seperti stirena, akrilat, atau maleimida, sehingga sifat akhir polimer dapat direkayasa sesuai kebutuhan. Sementara itu, keberadaan cincin benzodioksol memberikan polaritas, kestabilan termal yang baik, serta potensi interaksi aromatik yang berguna dalam pengembangan material fungsional. Sebagai produk dari TCI dengan kualitas reagen, konsistensi kemurniannya mendukung reproduksibilitas hasil penelitian. Kemasan 250 miligram juga memudahkan peneliti mengelola jumlah bahan yang terbatas dan meminimalkan risiko kontaminasi silang.
Di Indonesia, monomer ini banyak dicari oleh laboratorium riset polimer di perguruan tinggi, lembaga penelitian seperti BRIN, serta laboratorium pengembangan di industri cat, pelapis, perekat, dan komposit. Ketersediaannya melalui AMI Scientific sebagai distributor alat dan bahan laboratorium membantu peneliti memperoleh bahan kimia berkualitas internasional tanpa harus melakukan impor langsung yang rumit dan memakan waktu. Dengan kemasan kecil 250 miligram, laboratorium Indonesia yang baru memulai riset atau melakukan uji pendahuluan dapat mengevaluasi kelayakan monomer ini secara ekonomis dan efisien sebelum memutuskan pembelian dalam skala lebih besar.
- Sintesis polimer vinil fungsional — monomer ini dapat menjalani polimerisasi radikal untuk menghasilkan polivinil dengan gugus benzodioksol yang memperkaya sifat termal dan kimia material akhir.
- Kopolimerisasi dengan monomer komoditas seperti stirena atau akrilat memungkinkan perekayasaan komposisi dan sifat mekanik polimer untuk aplikasi pelapis dan perekat yang lebih tahan lama.
- Studi kinetika dan mekanisme polimerisasi skala laboratorium memanfaatkan kemasan 250 miligram ini untuk mengoptimalkan inisiator, suhu, dan pelarut tanpa membuang banyak bahan mahal.
- Pengembangan material optik dan dielektrik memanfaatkan kerangka benzodioksol yang aromatik dan polar untuk merancang polimer dengan indeks bias serta konstanta dielektrik yang dapat disetel.
- Bahan antara sintesis organik memanfaatkan gugus vinil yang reaktif untuk berbagai reaksi fungsionalisasi seperti hidroborasi, epoksidasi, atau penambahan silang yang menghasilkan turunan senyawa baru.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 7315-32-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 250 mg |
| Bentuk fisik | lazim berupa cairan; untuk kepastian, periksa label kemasan atau sertifikat analisis produk |
| Penyimpanan | simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering dengan suhu ruang terkontrol, serta terlindung dari cahaya langsung karena gugus vinil dapat mengalami polimerisasi spontan atau oksidasi bila terpapar kondisi yang tidak sesuai. Wadah gelas berwarna amber dengan penutup kedap udara merupakan pilihan yang baik untuk menjaga stabilitas. Saat mengambil sebagian bahan, gunakan spatula atau alat pengambil yang bersih dan kering, lalu segera tutup kembali wadah. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di dalam lemari asam atau area berventilasi baik untuk menghindari paparan uap.
—
