Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 84163-77-9

6-Fluoro-3-(4-piperidinyl)-1,2-benzisoxazole TCI F0735

6-Fluoro-3-(4-piperidinyl)-1,2-benzisoxazole TCI F0735
Harga reguler Rp 2.598.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.598.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI F0735 adalah 6-Fluoro-3-(4-piperidinyl)-1,2-benzisoxazole, senyawa heterosiklik yang memadukan inti benzisoksazol berfluor dengan cincin piperidina pada posisi ketiga. Kerangka ini dikenal luas di kalangan peneliti kimia medisinal sebagai motif struktur yang muncul pada senyawa aktif golongan antipsikotik. Di laboratorium, senyawa ini umumnya berperan sebagai perantara sintesis tingkat lanjut: nitrogen piperidina yang bebas menjadi titik sambung untuk memasang rantai samping, sehingga jalur menuju molekul target dapat dipersingkat secara berarti dibandingkan membangun inti heterosiklik dari awal.

Sifat yang membuatnya bernilai adalah kombinasi inti aromatik kaku dengan cincin alifatik basa yang fleksibel. Inti benzisoksazol memberikan kerangka planar dan stabil yang menentukan orientasi molekul, sementara cincin piperidina menyumbang sifat basa sekaligus titik reaksi yang mudah dikendalikan. Nitrogen piperidina bersifat nukleofilik sehingga siap menjalani alkilasi maupun aminasi reduktif tanpa mengusik cincin isoksazol. Atom fluor pada cincin benzena memperbaiki stabilitas metabolik dan memodulasi lipofilisitas, dua faktor penting bagi senyawa yang dirancang bekerja di sistem saraf pusat. Sebagai bonus analitik, fluor menyediakan sinyal resonansi magnetik yang bersih untuk memantau reaksi.

Laboratorium riset farmasi dan kimia medisinal di Indonesia biasanya memanfaatkan bahan ini untuk sintesis senyawa pembanding, studi pengotor, maupun pengembangan analog baru. Kemasan 5 g memadai untuk menjalankan beberapa tahap reaksi beserta pemurniannya pada skala penelitian. Produk akhir umumnya dikarakterisasi dengan resonansi magnetik inti, spektrometri massa, serta kromatografi cair kinerja tinggi untuk memastikan kemurniannya.

  • Sintesis perantara farmasi, karena nitrogen piperidina bebasnya langsung siap dialkilasi untuk merangkai kerangka senyawa aktif golongan antipsikotik atipikal.
  • Pembuatan standar pembanding dan senyawa pengotor, sebab bahan bermutu tinggi diperlukan agar hasil analisis kromatografi dapat ditelusuri dengan andal.
  • Pengembangan analog baru, karena inti benzisoksazol berfluor dapat dipertahankan sementara rantai samping divariasikan untuk menelusuri hubungan struktur dan aktivitas.
  • Riset ligan reseptor sistem saraf pusat, sebab kerangka ini dikenal memiliki afinitas terhadap reseptor serotonin dan dopamin pada berbagai kajian farmakologi.
  • Studi aminasi reduktif dan alkilasi selektif, karena amina sekunder alifatiknya bereaksi jauh lebih cepat daripada bagian heteroaromatik yang relatif lembam.

Merek TCI
Nomor CAS 84163-77-9
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik umumnya padatan pada suhu ruang; rujuk sertifikat analisis tiap lot
Penyimpanan tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya

Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena amina bebas dapat menyerap kelembapan serta karbon dioksida dari udara bila wadah dibiarkan terbuka. Gunakan botol kaca asli pabrikan atau wadah setara yang tahan bahan kimia, dan tutup kembali segera setelah pengambilan. Penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, sebab serbuk senyawa aktif secara farmakologi perlu ditangani dengan kehati-hatian ekstra. Hindari menghirup debu, jauhkan dari asam kuat dan oksidator, serta buang limbah melalui jalur limbah kimia yang berlaku.