TCI
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
TCI G0081 Monolaurin adalah monoasilgliserol yang terbentuk dari gliserol dan satu molekul asam laurat, dipasok sebagai padatan dan tergolong dalam kelompok reagen lipid. Di laboratorium, senyawa ini menempati posisi istimewa karena menggabungkan dua peran sekaligus: sebagai pengemulsi nonionik yang efektif dan sebagai bahan yang banyak diteliti karena aktivitas antimikrobanya terhadap sejumlah bakteri gram positif, jamur, serta virus berselubung lipid. Kedua peran tersebut menjadikannya bahan penelitian yang relevan bagi ilmu pangan, mikrobiologi, farmasi, maupun kosmetik.
Karakteristik yang membuat monolaurin dipilih adalah struktur amfifiliknya yang seimbang: gugus gliserol dengan dua hidroksil bebas menyediakan sisi polar, sementara rantai laurat berkarbon dua belas menyediakan ekor hidrofobik dengan panjang yang dikenal paling aktif secara biologis di antara monogliserida. Sifat ini memberinya kemampuan menurunkan tegangan antarmuka, membentuk misel, sekaligus berinteraksi dengan membran lipid mikroorganisme. Bentuk padatannya mudah ditimbang, stabil pada penyimpanan yang tepat, dan tidak bermuatan sehingga kompatibel dengan berbagai sistem formulasi.
Di Indonesia, monolaurin sangat relevan karena berkaitan erat dengan asam laurat yang melimpah pada minyak kelapa dan minyak inti sawit, dua komoditas utama nasional. Laboratorium teknologi pangan, laboratorium mikrobiologi terapan, pusat riset kelapa, serta laboratorium formulasi kosmetik banyak menggunakannya untuk penelitian produk turunan bernilai tambah maupun uji daya hambat mikroba.
Aplikasi Laboratorium
- Kajian aktivitas antimikroba berbasis lipid, karena rantai laurat pada monogliserida dikenal mampu mengganggu keutuhan membran sejumlah mikroorganisme yang diuji.
- Pengemulsi nonionik dalam riset formulasi pangan, sebab sifat amfifiliknya menstabilkan sistem minyak dalam air tanpa menambahkan muatan ionik ke formula.
- Bahan acuan analisis monogliserida secara kromatografi, karena strukturnya tunggal dan terdefinisi sehingga membantu identifikasi serta kuantifikasi komponen sampel lemak.
- Substrat maupun produk model pada uji reaksi lipase dan gliserolisis, karena mewakili tahapan penting dalam jalur pemecahan dan penyusunan trigliserida.
- Komponen penelitian sediaan topikal dan kosmetik, sebab kemampuannya berinteraksi dengan lipid kulit sekaligus menstabilkan emulsi menjadikannya bahan uji yang menarik.
Spesifikasi
- Merek: TCI (kode katalog G0081)
- Nomor CAS: 142-18-7
- Kategori: Life Science > Biochemicals and Reagents > Lipids
- Varian/kemasan: 5 g dan 25 g
- Bentuk fisik: padatan berwarna putih hingga nyaris putih
- Catatan penyimpanan: disarankan disimpan dingin, tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan lembap
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan monolaurin dalam wadah tertutup rapat di lemari pendingin atau ruang simpan sejuk, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan udara agar ikatan esternya tidak terhidrolisis. Biarkan wadah menyesuaikan diri dengan suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan uap air pada padatan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali menimbang, serta buat alikuot bila bahan akan dipakai berulang kali dalam periode panjang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, hindari menghirup debu halusnya, dan jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat selama penyimpanan.
English
TCI G0081 Monolaurin is the monoacylglycerol formed from glycerol and lauric acid, supplied as a white solid lipid reagent. It combines two roles that make it particularly useful in the laboratory: an effective nonionic emulsifier and a widely studied lipid with reported antimicrobial activity against certain gram-positive bacteria, fungi, and lipid-enveloped viruses. Its balanced amphiphilic structure pairs a polar glycerol head bearing two free hydroxyl groups with a twelve-carbon acyl chain, allowing it to lower interfacial tension, form micelles, and interact with microbial membranes. Applications include antimicrobial lipid research, food emulsion formulation studies, monoglyceride chromatography reference work, lipase and glycerolysis model reactions, and topical formulation research. Supplied in 5 g and 25 g packs.
Referensi Ilmiah
- Mansour dkk. (2001). An inhibitory synergistic effect of a nisin–monolaurin combination on Bacillus sp. vegetative cells in milk. Food Microbiology doi:10.1006/fmic.2000.0379
- Barker dkk. (2019). The Clinical Use of Monolaurin as a Dietary Supplement: A Review of the Literature. Journal of Chiropractic Medicine doi:10.1016/j.jcm.2019.02.004
- Rao dkk. (2022). Anti-Biofilm Activity of Monolaurin on Staphylococcus aureus: An in-silico Study. SSR Institute of International Journal of Life Sciences doi:10.21276/ssr-iijls.2022.8.6.3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
BenzylOctanoate TCI B6116
Harga reguler Rp 1.712.550,00Harga regulerHarga obral Rp 1.712.550,00 -
tert-Butyl4-Bromobutanoate TCI B6167
Harga reguler Rp 2.716.350,00Harga regulerHarga obral Rp 2.716.350,00Habis -
Ethyl8-Bromooctanoate TCI B6430
Harga reguler Dari Rp 1.034.250,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.034.250,00 -
Barium(II)Trifluoroacetate TCI B6582
Harga reguler Dari Rp 2.303.700,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.303.700,00 -
tert-Butyl3-Bromopropanoate TCI B6840
Harga reguler Dari Rp 2.833.950,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.833.950,00 -
2-ButyloctanoicAcid TCI B6845
Harga reguler Dari Rp 946.050,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 946.050,00 -
16-BromohexadecanoicAcid TCI B6915
Harga reguler Dari Rp 1.535.100,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.535.100,00 -
EthyleneBis(2-bromoisobutyrate) TCI B7067
Harga reguler Dari Rp 2.038.050,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.038.050,00