TCI
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
TCI G0171 Guanosine adalah nukleosida purin yang tersusun dari basa guanin yang terikat pada gula ribosa, hadir sebagai serbuk kristal putih. Senyawa ini merupakan salah satu komponen dasar penyusun RNA dan menjadi titik awal pembuatan nukleotida penting seperti GMP, GDP, dan GTP. Di laboratorium ilmu hayati, guanosina berperan ganda: sebagai bahan baku sintesis kimia nukleotida dan oligonukleotida, sekaligus sebagai molekul uji dalam kajian pensinyalan sel, metabolisme purin, dan interaksi asam nukleat dengan protein maupun obat.
Karakteristik yang menonjol dari guanosina adalah kemampuannya membentuk ikatan hidrogen yang sangat terarah melalui basa guanin, yang memungkinkan pembentukan struktur teratur seperti kuartet-G dan gel supramolekul. Sifat ini menjadikannya bahan favorit dalam riset kimia supramolekul dan material lunak. Dari sisi penanganan praktis, kelarutannya dalam air tergolong terbatas sehingga sering dilarutkan dengan bantuan pemanasan ringan, penyesuaian pH, atau pelarut polar seperti dimetil sulfoksida. Kestabilannya dalam bentuk padat kering tergolong baik, sehingga bahan ini dapat disimpan cukup lama bila terlindung dari kelembapan.
Laboratorium di Indonesia menggunakan guanosina pada penelitian bioteknologi, kultur mikroba dan sel, pengembangan formulasi media, kajian farmakologi reseptor purinergik, serta praktikum biokimia di perguruan tinggi. Pilihan kemasan 5 g memudahkan laboratorium yang baru merintis metode atau memerlukan jumlah kecil untuk pengujian awal, sementara 25 g dan 100 g cocok untuk kelompok riset yang menjalankan percobaan berulang atau menyiapkan media dalam jumlah lebih besar.
Aplikasi Laboratorium
- Bahan baku sintesis nukleotida dan oligonukleotida, karena rangka ribosa dan basa guaninnya dapat dilindungi lalu difosforilasi secara bertahap mengikuti alur sintesis asam nukleat.
- Suplemen media kultur mikroba dan sel, sebab beberapa galur memerlukan sumber purin siap pakai untuk menunjang pertumbuhan bila jalur sintesis de novo terganggu atau lambat.
- Riset kimia supramolekul dan hidrogel, karena guanosina mudah menyusun diri membentuk kuartet-G yang menjadi dasar pembentukan material lunak dengan struktur teratur.
- Kajian farmakologi reseptor purinergik dan pensinyalan sel, mengingat nukleosida ini berperan sebagai molekul sinyal ekstraselular yang aktif dipelajari dalam riset neurobiologi.
- Standar dan bahan pembanding pada analisis HPLC nukleosida, karena profil serapan ultravioletnya yang khas memudahkan identifikasi dan kuantifikasi dalam campuran biologis.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 118-00-3
- Kategori: Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides
- Varian/kemasan: 5 g, 25 g, dan 100 g
- Bentuk fisik: serbuk kristal berwarna putih
- Catatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan guanosina dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari paparan cahaya langsung agar mutunya terjaga. Karena bahan ini kerap dipakai dalam pekerjaan biologi molekuler, kebersihan sangat penting: gunakan spatula steril atau sekali pakai dan hindari kontak dengan sumber nuklease. Jangan membiarkan botol terbuka lama supaya serbuk tidak menyerap uap air dari udara. Larutan kerja sebaiknya disiapkan segar, disaring bila akan digunakan dalam kultur, dan disimpan dingin dengan label tanggal yang jelas. Selama penimbangan, kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata, serta bekerja di area berventilasi baik untuk mencegah terhirupnya debu halus.
English
TCI G0171 Guanosine (CAS 118-00-3) is a white crystalline purine nucleoside consisting of guanine linked to ribose, and it is one of the fundamental building blocks of RNA. Laboratories use it as a starting material for the chemical synthesis of guanine nucleotides and oligonucleotides, as a purine supplement in microbial and cell culture media, and as a reference standard in HPLC analysis of nucleosides. Its guanine base forms highly directional hydrogen bonds, allowing self-assembly into G-quartets and supramolecular hydrogels that are widely studied in soft-material research. Water solubility is limited, so gentle warming or pH adjustment is commonly used. Available in 5 g, 25 g and 100 g packs.
Referensi Ilmiah
- Nakamura dkk. (1992). Direct assay method for guanosine 5′-monophosphate reductase activity. Analytical Biochemistry doi:10.1016/s0003-2697(05)80019-3
- Boadu dkk. (2001). Inhibition by guanosine cyclic monophosphate (cGMP) analogues of uptake of [3H]3′,5′-cGMP without stimulation of ATPase activity in human erythrocyte inside-out vesicles11Abbreviations: 3′,5′-cGMP, guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; 2′,3′-cGMP, guanosine 2′,3′-cyclic monophosphate; N-mb-cGMP, N2-monobutyryl guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; O-mb-cGMP, 2′-O-monobutyryl guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; Db-cGMP, N2,2′-O-dibutyryl guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; Br-cGMP, 8′-bromo guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; Rp-cGMPS, Rp-monophosphorothioate guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; Sp-cGMPS, Sp-monophosphorothioate guanosine 3′,5′-cyclic monophosphate; 3′,5′-cAMP, Adenosine 3′,5′-cyclic monophosphate; and MRP, multidrug resistance protein.. Biochemical Pharmacology doi:10.1016/s0006-2952(01)00682-7
- Chakraborty dkk. (2023). Polyoxometalate-Guanosine Monophosphate Hydrogels with Haloperoxidase-like Activity for Antibacterial Performance. Biomacromolecules doi:10.1021/acs.biomac.3c00845
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
5-Bromobenzoxazole TCI B5515
Harga reguler Dari Rp 1.888.950,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.888.950,00 -
BMS-599626 TCI B5520
Harga reguler Dari Rp 3.927.000,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 3.927.000,00 -
6-Bromobenzo[b]thiophene TCI B5523
Harga reguler Rp 3.777.900,00Harga regulerHarga obral Rp 3.777.900,00 -
3-tert-Butyl4-Methyl(4R,5S)-2,2,5-Trimethyloxazolidine-3,4-dicarboxylate TCI B5538
Harga reguler Rp 3.306.450,00Harga regulerHarga obral Rp 3.306.450,00 -
Biotin-PEG4-Azide TCI B5546
Harga reguler Rp 8.794.800,00Harga regulerHarga obral Rp 8.794.800,00 -
Benzo[b]benzo[4,5]thieno[2,3-d]thiophene TCI B5551
Harga reguler Dari Rp 1.004.850,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.004.850,00 -
2-Bromo-5-(4-hexylphenyl)thiophene TCI B5553
Harga reguler Rp 3.571.050,00Harga regulerHarga obral Rp 3.571.050,00 -
Biotin-PEG4-Amine TCI B5560
Harga reguler Dari Rp 1.683.150,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.683.150,00