Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 123-34-2

3-Allyloxy-1,2-propanediol TCI G0189

3-Allyloxy-1,2-propanediol TCI G0189
Harga reguler Rp 562.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 562.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-Allyloxy-1,2-propanediol, yang di banyak literatur disebut juga sebagai eter alil gliserol, adalah senyawa organik bifungsional yang dirancang untuk menjadi titik awal pembangunan rantai polimer. Struktur molekulnya menggabungkan satu gugus alil tak jenuh pada salah satu ujung dengan dua gugus hidroksil berdampingan pada rangka propanadiol di ujung lainnya. Kombinasi ini menempatkannya pada kategori monomer dan reagen makromolekul, karena satu molekul saja sudah membawa dua jenis tapak reaktif yang dapat diolah secara terpisah maupun berurutan di dalam satu alur sintesis laboratorium.

Karakteristik yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah reaktivitasnya yang bersifat ortogonal. Gugus alil terbuka terhadap reaksi adisi radikal, tiol-ena, hidrosililasi, maupun epoksidasi, sementara pasangan gugus hidroksilnya siap masuk ke reaksi esterifikasi, eterifikasi, pembentukan asetal, maupun adisi dengan isosianat pada jalur poliuretan. Sifat diol tersebut juga memberi molekul ini afinitas terhadap pelarut polar, sehingga penanganannya di dalam sistem berair atau alkoholik menjadi relatif mudah. Peneliti dapat memakainya sebagai komonomer pemberi gugus fungsi, sebagai pengikat silang, atau sebagai penghubung antara segmen hidrofilik dan hidrofobik.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umum dijumpai pada kelompok riset polimer di perguruan tinggi, lembaga penelitian material, serta unit pengembangan produk di industri pelapis dan perekat. Pemakaiannya banyak menopang studi hidrogel, resin fungsional, dan modifikasi permukaan yang sedang berkembang pesat di dalam negeri. Ketersediaan dua ukuran kemasan memudahkan laboratorium memilih antara keperluan penapisan awal berskala kecil dan sintesis berulang yang membutuhkan pasokan lebih besar.

  • Sintesis polimer fungsional, karena gugus alilnya dapat dipolimerisasi sementara gugus diolnya tetap tersedia sebagai tapak modifikasi lanjutan pada rantai.
  • Pembuatan pengikat silang hidrogel, sebab molekul ini menghubungkan rantai berbeda melalui dua ujung reaktif yang bekerja pada mekanisme kimia terpisah.
  • Reaksi tiol-ena berbasis fotokimia, mengingat ikatan rangkap alilnya responsif terhadap radikal tiil dan menghasilkan sambungan yang stabil serta terkendali.
  • Modifikasi permukaan dan pelapis, karena gugus hidroksil gandanya meningkatkan keterbasahan sekaligus menyediakan titik cangkok untuk lapisan fungsional berikutnya.
  • Sintesis prekursor surfaktan, sebab bagian diol yang hidrofilik dan bagian alil yang dapat diperpanjang membentuk kerangka amfifilik yang mudah dirancang ulang.

Merek TCI
Nomor CAS 123-34-2
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label kemasan

Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, percikan api, serta oksidator kuat karena senyawa ini mengandung ikatan tak jenuh. Gunakan wadah asli dari pemasok atau wadah kaca bertutup kedap agar tidak terjadi penyerapan uap air dan kontaminasi silang. Lakukan penimbangan dan pemindahan di lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Tutup kembali botol segera setelah digunakan dan catat tanggal pembukaan pertama pada label internal laboratorium.