TCI
Tidak dapat memuat ketersediaan pengambilan
Deskripsi
Genistein adalah isoflavon alami yang paling banyak dipelajari, terutama karena keberadaannya yang melimpah pada kedelai dan produk turunannya. Senyawa ini memiliki kerangka isoflavon dengan beberapa gugus hidroksil fenolik yang menentukan hampir seluruh perilaku biologisnya. Di laboratorium riset, genistein berfungsi sebagai senyawa uji standar untuk kajian fitoestrogen, penghambatan protein tirosin kinase, aktivitas antioksidan, serta berbagai penelitian jalur sinyal seluler. Statusnya sebagai senyawa rujukan membuatnya hampir selalu hadir dalam penelitian bahan alam yang berkaitan dengan kedelai.
Sifat yang menjadikannya pilihan peneliti adalah struktur fenolik yang mampu menangkap radikal bebas, kemiripan bentuk dengan estradiol yang memungkinkan interaksi dengan reseptor estrogen, serta kemampuannya menghambat enzim tertentu pada konsentrasi yang dapat dikendalikan di laboratorium. Wujudnya berupa serbuk kristalin dengan kelarutan yang terbatas dalam air, sehingga larutan stok umumnya disiapkan menggunakan dimetil sulfoksida atau etanol sebelum diencerkan ke media uji. Keterulangan hasil yang baik dan tersedianya banyak pustaka rujukan membuat data yang diperoleh mudah dibandingkan antar-penelitian.
Di Indonesia, genistein sangat relevan mengingat kedelai merupakan bahan pangan sehari-hari dan menjadi objek penelitian gizi, pangan fungsional, serta farmasi bahan alam. Laboratorium kerap memakainya sebagai standar analitik untuk mengukur kadar isoflavon dalam tempe, tahu, dan produk fermentasi kedelai lain, sekaligus sebagai kontrol positif pada berbagai uji aktivitas biologis.
Aplikasi Laboratorium
- Standar analitik isoflavon: dipakai membuat kurva kalibrasi pada analisis kadar genistein dalam kedelai, tempe, dan produk pangan fermentasi lainnya.
- Kajian fitoestrogen: menjadi senyawa model untuk mempelajari interaksi ligan nonsteroid dengan reseptor estrogen pada sistem kultur sel terkendali.
- Uji penghambatan enzim: digunakan sebagai penghambat rujukan dalam penelitian protein tirosin kinase serta jalur sinyal proliferasi sel terkait.
- Evaluasi aktivitas antioksidan: berperan sebagai pembanding fenolik pada metode penangkapan radikal bebas untuk mengkalibrasi respons sistem pengujian.
- Riset pangan fungsional: dijadikan bahan uji saat menelaah stabilitas isoflavon terhadap pemanasan, fermentasi, dan proses pengolahan pangan.
Spesifikasi
- Merek: TCI
- Nomor CAS: 446-72-0
- Kategori: Life Science > Biochemicals and Reagents > Crude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Varian/kemasan: 100mg, 1g
- Bentuk fisik: serbuk kristalin
- Catatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah tertutup rapat
Penanganan dan Penyimpanan
Simpan serbuk dalam wadah asli yang tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, karena senyawa fenolik dapat mengalami perubahan warna serta penurunan mutu bila terpapar sinar dan udara dalam waktu lama. Banyak laboratorium memilih menyimpannya di lemari pendingin dan membiarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan. Larutan stok dalam dimetil sulfoksida sebaiknya dibagi menjadi alikuot kecil dan disimpan beku agar tidak mengalami siklus beku-cair berulang. Gunakan sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung saat menimbang, serta hindari terbentuknya debu halus di area kerja.
English
Genistein is the best-studied soy isoflavone and a staple reference compound in natural product and life science laboratories. Its isoflavone scaffold bearing several phenolic hydroxyl groups underpins its radical-scavenging capacity, its structural resemblance to estradiol, and its well-documented inhibition of protein tyrosine kinases. Supplied as a crystalline powder with limited aqueous solubility, it is normally dissolved in DMSO or ethanol before dilution into assay media. Researchers use it as an analytical standard for quantifying isoflavones in soybean, tempeh, and other fermented soy foods, as a positive control in antioxidant and enzyme inhibition assays, and as a model ligand in phytoestrogen and cell signalling studies.
Referensi Ilmiah
- Tategu dkk. (2008). Puma is a novel target of soy isoflavone genistein but is dispensable for genistein‐induced cell fate determination. Molecular Nutrition & Food Research doi:10.1002/mnfr.200700218
- Telrandhe dkk. (2026). Mechanism and Prospects of Genistein in Cancer Treatment. Current Drug Therapy doi:10.2174/0115748855343254250314080138
- ROMAN (2024). GENISTEIN AND QUERCETIN TRIGGER CYTOTOXICITY, APOPTOSIS, AND OXIDATIVE STRESS IN SK-MEL-28 CUTANEOUS MELANOMA CELLS. FARMACIA doi:10.31925/farmacia.2024.3.16
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Dokumen Keamanan & Mutu
Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.
Contoh CoA segera tersedia.Bagikan

Produk Terkait
-
4-Bromotetrahydro-2H-pyran TCI B5600
Harga reguler Dari Rp 1.181.250,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.181.250,00 -
3,3-Bis(bromomethyl)oxetane TCI B5641
Harga reguler Dari Rp 1.151.850,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.151.850,00 -
1,3:2,4-Bis-O-(3,4-dimethylbenzylidene)-D-sorbitol TCI B5693
Harga reguler Dari Rp 768.600,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 768.600,00 -
1-Bromodibenzofuran TCI B5766
Harga reguler Dari Rp 1.535.100,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 1.535.100,00 -
2-Bromo-9,9-dimethyl-9H-xanthene TCI B5794
Harga reguler Rp 2.686.950,00Harga regulerHarga obral Rp 2.686.950,00 -
2-Bromobenzo[b]naphtho[2,3-d]furan TCI B5805
Harga reguler Dari Rp 2.509.500,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.509.500,00 -
2,8-Bis(diphenylphosphoryl)dibenzo[b,d]furan TCI B5822
Harga reguler Dari Rp 2.569.350,00Harga regulerHarga obral Dari Rp 2.569.350,00 -
2-Bromospiro[9H-fluorene-9,9'-[9H]xanthene] TCI B5842
Harga reguler Rp 1.388.100,00Harga regulerHarga obral Rp 1.388.100,00Habis