Glycidyltrimethylammonium Chloride (GTMAC) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini berperan sebagai monomer aktif dalam sintesis polimer kationik, terutama dalam pembuatan poliakrilat dan poliakrilat kationik. Dalam laboratorium, GTMAC sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan surfaktan, emulsi, dan bahan aktif dalam aplikasi kimiawi industri. Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya dalam membentuk ikatan kimia kompleks, GTMAC menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen ilmiah.
GTMAC memiliki struktur kimia yang khas dengan gugus epoksida dan gugus kationik, yang memberikan sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul lain. Senyawa ini bersifat larut dalam air dan memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu. Karena sifat ini, GTMAC mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Ketersediaan dalam bentuk larutan air juga memudahkan dalam penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, GTMAC digunakan dalam berbagai penelitian terkait material polimer, kimia lingkungan, dan teknologi pemrosesan bahan. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian dalam bidang teknik kimia, ilmu material, dan lingkungan. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia dan keberagaman aplikasinya, GTMAC menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi di Indonesia.
- Pembuatan polimer kationik untuk aplikasi dalam industri kimia
- Sintesis surfaktan dan emulsi dalam penelitian material
- Pengembangan bahan aktif dalam bidang lingkungan dan dekontaminasi
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam reaksi polimerisasi
- Penelitian tentang sifat permukaan dan interaksi molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3033-77-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Larutan air |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Glycidyltrimethylammonium Chloride harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat reaktif dan perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Simpan di suhu ruangan yang stabil dan hindari kontak langsung dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Pastikan bahwa wadah penyimpanan dalam kondisi baik dan tidak terbuka untuk mencegah kontaminasi atau penguapan.
- Lee dkk. (2016). Attachment of Silver Nanoparticles to the Wool Fiber Using Glycidyltrimethylammonium Chloride(GTAC). Textile Coloration and Finishing doi:10.5764/tcf.2016.28.2.70
- Kang dkk. (2016). Antimicrobial Properties and Characteristic Changes of Nylon Treated with Glycidyltrimethylammonium chloride(GTAC) and Silver nanoparticles(AgNPs). Textile Coloration and Finishing doi:10.5764/tcf.2016.28.4.271
- Gogoi dkk. (2019). Production of aminated peat from branched polyethylenimine and glycidyltrimethylammonium chloride for sulphate removal from mining water. Environmental Research doi:10.1016/j.envres.2019.05.022
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
