Ginsenoside Rd adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kelompok ginsenosida, yaitu senyawa aktif yang ditemukan dalam akar ginseng. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian ilmiah terkait farmakologi, biokimia, dan fitokimia. Sebagai komponen aktif dari tanaman ginseng, Ginsenoside Rd memiliki potensi dalam studi tentang efek farmakologis dan mekanisme kerja senyawa tersebut. Dalam laboratorium, bahan ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, uji aktivitas biologis, atau analisis komposisi kimia.
Ginsenoside Rd memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan metanol, sehingga memudahkan proses ekstraksi dan pemisahan. Karena kemurniannya tinggi dan stabilitas kimia yang baik, Ginsenoside Rd menjadi pilihan utama dalam penelitian yang membutuhkan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, Ginsenoside Rd digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan, farmasi, dan bioteknologi. Bahan ini sering ditemukan dalam studi tentang efek antioksidan, anti-inflamasi, dan pengaturan metabolisme. Karena keberadaannya yang relatif stabil dan ketersediaan yang cukup, bahan ini menjadi pilihan yang relevan untuk penelitian lokal maupun internasional.
- Uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek farmakologis senyawa
- Sintesis senyawa kimia sebagai bahan baku dalam penelitian farmasi
- Analisis komposisi kimia dalam ekstrak tanaman ginseng
- Penelitian tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam tubuh
- Studi tentang efek antioksidan dan anti-inflamasi pada sel manusia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 52705-93-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ginsenoside Rd harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak dengan bahan kimia berbahaya seperti asam kuat atau bahan reduktor. Penggunaan bahan ini dalam laboratorium memerlukan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker, terutama saat melakukan proses penanganan dan pemrosesan.
- Sun dkk. (2019). Protective effect of ginsenoside Rd against isoproterenolinduced myocardial infarction in Wistar rats. Tropical Journal of Pharmaceutical Research doi:10.4314/tjpr.v18i1.14
- Shin (2013). Production of Ginsenoside Rd from Ginsenoside Rc by α-L-Arabinofuranosidase from Caldicellulosiruptor saccharolyticus. Journal of Microbiology and Biotechnology doi:10.4014/jmb.1211.11012
- Son dkk. (2007). Ginsenoside Rd production from the major ginsenoside Rb1 by β-glucosidase from Thermus caldophilus. Biotechnology Letters doi:10.1007/s10529-007-9590-4
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
