4-Heptanone adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi kimia di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), 4-heptanone memiliki struktur karbon yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga bisa diubah menjadi berbagai senyawa kompleks melalui reaksi kimia. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa aromatik, alifatik, dan turunannya. Dalam laboratorium, 4-heptanone juga digunakan sebagai pelarut dalam berbagai reaksi kimia, karena sifat polaritas dan kelarutannya yang baik.
4-Heptanone memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan senyawa lain dalam kondisi biasa. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan stabilitas tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki aroma yang khas, yang bisa menjadi indikator visual dalam beberapa proses laboratorium. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diproses, 4-heptanone juga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memprioritaskan keselamatan.
Di laboratorium Indonesia, 4-heptanone sering digunakan dalam penelitian kimia dan pendidikan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen sintesis dan analisis kimia. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama dalam berbagai proyek penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan struktur karbon yang fleksibel
- Pelarut dalam reaksi kimia yang membutuhkan stabilitas dan kelarutan tinggi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam proses identifikasi senyawa kimia
- Pengujian kromatografi untuk menentukan komposisi campuran kimia
- Pembuatan senyawa aroma dalam industri kosmetik dan makanan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 123-19-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
4-Heptanone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang mudah menguap, wadah harus dilengkapi dengan tutup yang kedap udara. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi uap.
- Pollack dkk. (2006). Translesion DNA Synthesis across the Heptanone−Etheno-2‘-Deoxycytidine Adduct in Cells. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx0600503
- Pilli dkk. (1991). Total Synthesis of (4SR, 5RS)-5-Hydroxy-4-Methyl-3-Heptanone, the Racemic Form of the Aggregation Pheromone ofS. orizaeandS. zeamais. Journal Of The Brazilian Chemical Society doi:10.5935/0103-5053.19910026
- Bohman dkk. (2009). Synthesis of all four stereoisomers of 5-hydroxy-4-methyl-3-heptanone using plants and oyster mushrooms. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2009.08.049
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
