Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 110-13-4

Acetonylacetone TCI H0101

Acetonylacetone TCI H0101
Harga reguler Rp 1.505.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.505.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0101 Acetonylacetone, yang juga dikenal sebagai 2,5-heksanadion, adalah diketon alifatik simetris berwujud cairan tidak berwarna hingga kekuningan muda dengan dua gugus karbonil yang terpisah oleh dua atom karbon. Susunan 1,4-diketon inilah yang menjadikan senyawa ini salah satu building block paling berharga dalam sintesis heterosiklik, karena ia merupakan substrat baku bagi reaksi Paal-Knorr. Melalui reaksi tersebut, peneliti dapat membangun cincin pirol, furan, maupun tiofena tersubstitusi hanya dengan satu tahap reaksi yang relatif sederhana dan dapat diandalkan.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah reaktivitas ganda dari kedua gugus karbonilnya serta jarak antar karbonil yang tepat untuk penutupan cincin beranggota lima. Kedua karbonil dapat bereaksi dengan amina primer, agen pendehidrasi, maupun sumber belerang untuk menghasilkan heterosiklik yang berbeda dari satu bahan awal yang sama. Senyawa ini juga tercampur dengan air maupun banyak pelarut organik, sehingga fleksibel dipakai pada berbagai kondisi reaksi. Selain itu, keberadaan proton alfa di antara kedua karbonil membuka jalur reaksi kondensasi dan alkilasi yang bermanfaat dalam perancangan sintesis.

Laboratorium kimia organik di Indonesia memakai bahan ini terutama pada penelitian sintesis senyawa heterosiklik, pengembangan bahan aktif, dan praktikum lanjut kimia organik yang mengangkat reaksi pembentukan cincin. Kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL memberi pilihan bagi pemakaian sesekali hingga penelitian yang menjalankan banyak variasi reaksi. Ketersediaan kemasan menengah dan besar membantu laboratorium menjaga keseragaman bahan pada rangkaian percobaan yang hasilnya saling dibandingkan.

  • Substrat baku reaksi Paal-Knorr, karena susunan 1,4-diketonnya memungkinkan pembentukan cincin pirol tersubstitusi dari amina primer dalam satu tahap reaksi.
  • Bahan awal sintesis furan dan tiofena, sebab kedua gugus karbonilnya dapat ditutup menjadi cincin oksigen atau belerang dengan reagen yang sesuai.
  • Substrat kajian reaksi kondensasi aldol dan alkilasi, mengingat proton alfa di antara kedua karbonil cukup asam untuk membentuk enolat yang reaktif.
  • Bahan penghubung difungsional dalam perancangan molekul, karena dua gugus karbonil yang setara dapat bereaksi dengan dua pasangan nukleofil secara berurutan.
  • Senyawa model dalam praktikum dan pelatihan sintesis heterosiklik, sebab reaksinya berlangsung andal sehingga cocok untuk mengajarkan prinsip pembentukan cincin.

Merek TCI
Nomor CAS 110-13-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL, 100 mL, dan 500 mL
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari bahan pengoksidasi kuat, basa kuat, dan sumber nyala api. Seluruh penuangan, pemindahan, serta pemanasan sebaiknya dikerjakan di dalam lemari asam karena uap senyawa karbonil dapat mengiritasi saluran pernapasan dan mata. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama bekerja. Ambil cairan dengan pipet atau jarum suntik yang bersih agar isi wadah tidak tercemar. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap lembam dan kumpulkan limbah pada wadah limbah organik berlabel.

  • Dubey dkk. (2000). ChemInform Abstract: Condensation of 2,3‐Pyridinediamines with Acetonylacetone.. ChemInform doi:10.1002/chin.200010136
  • Wang dkk. (1999). Reaction of Methylamine with Acetonylacetone and Its Application in Polymer Analysis. Analytical Chemistry doi:10.1021/ac981007q
  • Wang dkk. (2020). The noncoincidence phenomenon of acetonylacetone CO stretching in a binary mixture and the aggregation-induced split theory. RSC Advances doi:10.1039/d0ra02932g

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.