Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2198-61-0

Isoamyl Hexanoate (contains 2-Methylbutyl Hexanoate) TCI H0109

Isoamyl Hexanoate (contains 2-Methylbutyl Hexanoate) TCI H0109

Identitas Kimia

Nama lain
Hexanoic Acid Isopentyl Ester (contains 2-Methylbutyl Hexanoate) · Isopentyl Hexanoate (contains 2-Methylbutyl Hexanoate) · Hexanoic Acid Isoamyl Ester (contains 2-Methylbutyl Hexanoate)
No. CAS
2198-61-0
PubChem
CID 16617·SID 87570555
Rumus molekul
C11H22O2
Berat molekul
186.30 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-methylbutyl hexanoate
SMILES
CCCCCC(=O)OCCC(C)C
InChIKey
XVSZRAWFCDHCBP-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00027280
Harga reguler Rp 530.250,00
Harga reguler Harga obral Rp 530.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Isoamyl Hexanoate merupakan ester bercabang yang terbentuk dari asam heksanoat dan isoamil alkohol, dan produk TCI ini disertai keterangan mengandung isomer 2-Methylbutyl Hexanoate. Keberadaan dua isomer bercabang tersebut justru mencerminkan kondisi nyata pada bahan aroma alami, sehingga senyawa ini bernilai sebagai bahan pembanding dalam analisis volatil pangan. Di laboratorium, perannya mencakup standar kromatografi, bahan rujukan penelitian aroma, serta bahan antara sintesis organik yang memerlukan gugus alkil bercabang pada bagian esternya.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah karakter ester bercabang yang memberi perilaku kromatografi sedikit berbeda dibanding ester berantai lurus dengan jumlah karbon setara. Perbedaan tersebut berguna ketika peneliti perlu memisahkan dan membedakan isomer pada kromatogram yang padat. Senyawa ini berupa cairan dengan aroma buah, larut baik dalam pelarut organik dan sangat terbatas larut dalam air. Gugus esternya netral dan stabil pada kondisi penyimpanan biasa, namun tetap dapat dihidrolisis pada suasana asam atau basa sehingga fleksibel dipakai dalam berbagai rancangan percobaan.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini dimanfaatkan pada riset flavor produk pangan, pengujian minuman hasil fermentasi, serta kajian senyawa volatil buah tropis yang banyak mengandung ester bercabang. Laboratorium pengembangan produk juga memakainya sebagai pembanding ketika menyusun profil aroma. Kemasan 25 mL sesuai untuk penyiapan larutan standar dan percobaan analitik yang umumnya hanya memerlukan jumlah kecil namun menuntut identitas senyawa yang jelas.

  • Standar pembanding analisis kromatografi gas ester bercabang, karena membantu memastikan pemisahan isomer yang memiliki waktu retensi berdekatan pada kolom analitik.
  • Penelitian profil aroma buah tropis dan produk olahannya, sebab ester bercabang seperti ini lazim ditemukan pada matriks buah yang matang.
  • Kajian aroma minuman hasil fermentasi, karena ester isoamil terbentuk dari alkohol fusel sehingga menjadi penanda jalur metabolisme khamir tertentu.
  • Bahan rujukan validasi metode analisis senyawa volatil, sebab keberadaan dua isomer sekaligus menguji kemampuan resolusi sistem kromatografi yang dipakai.
  • Bahan antara sintesis organik yang membutuhkan gugus alkil bercabang, karena strukturnya menyediakan kerangka bercabang tanpa perlu sintesis tambahan dari awal.

Merek TCI (kode produk H0109)
Nomor CAS 2198-61-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL
Bentuk fisik cairan beraroma buah, mengandung isomer 2-Methylbutyl Hexanoate
Penyimpanan tertutup rapat, tempat sejuk dan terlindung dari cahaya

Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terhindar dari sinar matahari langsung maupun sumber panas. Botol kaca lebih dianjurkan karena ester organik dapat berinteraksi dengan sebagian bahan plastik. Lakukan pemindahan cairan di dalam lemari asam agar uap beraroma kuat tidak menyebar ke ruang kerja. Jauhkan dari nyala api dan oksidator kuat karena bahan ini dapat terbakar. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tangani tumpahan dengan bahan penyerap inert dan buang sesuai prosedur limbah laboratorium.

  • Sun dkk. (2023). Synthesis of isoamyl hexanoate catalyzed by deep eutectic solvent based on benzyltrimethylammonium chloride: RSM and ANN optimization and kinetics. Journal of Chemical Technology & Biotechnology doi:10.1002/jctb.7485
  • Api dkk. (2017). RIFM fragrance ingredient safety assessment, isoamyl hexanoate, CAS Registry Number 2198-61-0. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2017.03.040
  • Api dkk. (2023). Update to RIFM fragrance ingredient safety assessment, isoamyl hexanoate, CAS registry number 2198-61-0. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2023.114140

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.