Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 499-44-5

Hinokitiol TCI H0142

Hinokitiol TCI H0142
Harga reguler Rp 768.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 768.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Deskripsi

Hinokitiol, dikenal pula sebagai β-thujaplicin, adalah senyawa alami bergolongan tropolon yang awalnya diisolasi dari kayu pohon konifer dan kini dipasok TCI dengan kode katalog H0142. Strukturnya berupa cincin tujuh anggota yang bersifat aromatik tidak lazim, dilengkapi gugus hidroksil dan keton yang bersebelahan serta gugus isopropil. Di laboratorium, hinokitiol dipakai sebagai senyawa uji dalam penelitian mikrobiologi dan biologi kimia, sebagai pengkelat logam, serta sebagai bahan acuan pada analisis produk berbasis ekstrak kayu dan sediaan perawatan diri.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kemampuan gugus α-hidroksiketon pada cincin tropolon untuk mengikat ion logam secara kuat membentuk kompleks kelat yang stabil. Kemampuan inilah yang mendasari aktivitas biologisnya, termasuk peranannya sebagai pembawa ion logam melintasi membran yang banyak diteliti pada dekade terakhir. Hinokitiol berbentuk padatan kristalin dengan kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah dibuat larutan stok. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk penelitian yang umumnya menggunakan bahan dalam jumlah miligram per percobaan.

Di Indonesia, hinokitiol menarik perhatian laboratorium riset farmasi, mikrobiologi, dan ilmu bahan alam, serta unit pengembangan produk kosmetik dan perawatan mulut yang mengkaji bahan aktif antimikroba alami. Bahan ini juga dipakai laboratorium pengujian untuk memverifikasi kandungan pada produk impor yang mencantumkan hinokitiol. Tersedianya kemasan kecil memudahkan institusi memulai penelitian tanpa harus menyimpan bahan dalam jumlah besar terlalu lama.

Aplikasi Laboratorium

  • Penelitian aktivitas antimikroba, karena senyawa ini menjadi bahan uji yang sering dipakai untuk mengevaluasi daya hambat terhadap bakteri dan jamur pada kajian in vitro.
  • Kajian pengkelat dan transpor ion logam, sebab gugus tropolonnya mengikat ion logam secara kuat dan dapat memindahkannya melewati membran biologis.
  • Bahan acuan analisis produk perawatan diri, karena banyak sediaan kosmetik dan perawatan mulut mencantumkannya sehingga dibutuhkan standar pembanding yang jelas.
  • Penelitian biologi kimia, di mana hinokitiol dipakai sebagai alat molekuler untuk mengganggu atau mengatur homeostasis logam di dalam sistem sel.
  • Studi senyawa bahan alam bergolongan tropolon, sebab kerangkanya yang tidak umum menjadikannya model menarik untuk mempelajari reaktivitas cincin tujuh aromatik.

Spesifikasi

  • Merek: TCI (kode katalog H0142)
  • Nomor CAS: 499-44-5
  • Kategori: Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
  • Varian kemasan: 1 g dan 5 g
  • Bentuk fisik: padatan kristalin
  • Catatan penyimpanan: simpan di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya, dalam wadah tertutup rapat

Penanganan dan Penyimpanan

Simpan Hinokitiol pada wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, karena senyawa bergolongan tropolon relatif peka terhadap cahaya dan kelembapan. Gunakan spatula bersih dan kering saat penimbangan, lakukan penakaran serbuk di area yang tidak berangin agar debu halus tidak beterbangan, dan hindari menghirup partikelnya. Kenakan sarung tangan, masker debu, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Larutan stok sebaiknya dibuat seperlunya, diberi label tanggal pembuatan, dan disimpan dalam vial gelap agar mutunya tetap terjaga.

English

Hinokitiol, also known as β-thujaplicin (CAS 499-44-5), is supplied by TCI as catalogue item H0142 in 1 g and 5 g sizes. This naturally occurring tropolone features a seven-membered aromatic ring bearing adjacent hydroxyl and ketone groups plus an isopropyl substituent. The α-hydroxyketone motif binds metal ions tightly to form stable chelates, and this metal-binding ability underlies much of the compound's biological interest, including its well-studied role as a metal ionophore capable of shuttling ions across membranes. Laboratories use hinokitiol in antimicrobial screening, chemical biology studies of metal homeostasis, natural-product chemistry, and as a reference material for analysing cosmetic and oral-care formulations. Store cool, dry, and protected from light.

Referensi Ilmiah

  • Murakami dkk. (2005). Prooxidant Action of Hinokitiol: Hinokitiol‐Iron Dependent Generation of Reactive Oxygen Species. Basic & Clinical Pharmacology & Toxicology doi:10.1111/j.1742-7843.2005.pto_214.x
  • (1991). Food packaging materials containing hinokitiol as preservative. Zeolites doi:10.1016/s0144-2449(05)80216-7
  • Barret, dkk. (2000). SYNTHESIS AND STRUCTURAL CHEMISTRY OF TIN DERIVATIVES OF α- HYDROXY KETONES, INCLUDING THE STRUCTURES OF F2Sn(MALTOL)2, F2Sn(HINOKITIOL)2, Cl2Sn(HINOKITIOL)2 AND (OH)Sn(MALTOL)3 3.5H20. Main Group Metal Chemistry doi:10.1515/mgmc.2000.23.11.663

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap