Sodium Hippurate adalah garam natrium dari asam hipurat yang dipasok TCI dengan kode katalog H0144. Sebagai bentuk garam, senyawa ini mempertahankan kerangka N-benzoilglisina namun memiliki kelarutan dalam air yang jauh lebih baik dibanding bentuk asam bebasnya. Sifat inilah yang menjadikannya sangat berguna di laboratorium, khususnya pada pekerjaan yang memerlukan larutan berair berkonsentrasi tertentu tanpa harus menambahkan basa penyesuai. Peran utamanya di laboratorium mencakup pengujian mikrobiologi, penyiapan larutan substrat enzim, serta pembuatan larutan standar untuk berbagai keperluan analisis.
Karakteristik yang membuat bahan ini dipilih adalah kelarutan air yang tinggi, bentuk padatan yang stabil dan mudah ditimbang, serta reaktivitas yang dapat diprediksi pada reaksi hidrolisis ikatan amida. Dalam mikrobiologi, sifat tersebut dimanfaatkan pada uji hidrolisis hipurat yang menjadi salah satu uji pembeda klasik untuk mengidentifikasi bakteri tertentu berdasarkan kemampuannya memecah senyawa ini menjadi benzoat dan glisina. Kemasan 25 g dan 500 g mencerminkan dua pola pemakaian, yaitu pengujian berskala terbatas dan pemakaian rutin pada laboratorium dengan beban sampel tinggi.
Di Indonesia, laboratorium mikrobiologi klinik, laboratorium kesehatan daerah, dan unit riset perguruan tinggi merupakan pengguna utama bahan ini, terutama untuk menyiapkan reagen uji identifikasi bakteri secara mandiri. Laboratorium biokimia juga memakainya sebagai substrat enzim yang praktis. Kemudahan pelarutan membuat penyiapan reagen lebih cepat dan mengurangi kesalahan pada tahap persiapan, yang penting bagi laboratorium dengan alur kerja padat.
- Uji hidrolisis hipurat pada mikrobiologi, karena kemampuan bakteri memecah senyawa ini menjadi dasar identifikasi pembeda beberapa spesies penting secara klinis.
- Penyiapan larutan substrat enzim berair, sebab kelarutannya yang tinggi memungkinkan pembuatan larutan pekat tanpa penambahan basa atau pelarut organik.
- Bahan acuan analisis metabolit, karena setelah dilarutkan senyawa ini setara dengan asam hipurat sehingga berguna untuk kalibrasi metode kromatografi.
- Praktikum biokimia mengenai ikatan amida, di mana mahasiswa dapat mengamati langsung proses hidrolisis enzimatik pada substrat yang mudah disiapkan.
- Pembuatan dapar dan larutan model penelitian, sebab sifat garamnya memberikan perilaku pelarutan yang konsisten dan mudah direproduksi antar percobaan.
| Merek | TCI (kode katalog H0144) |
|---|---|
| Nomor CAS | 532-94-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk yang larut dalam air |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan |
Simpan Sodium Hippurate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, karena garam natrium cenderung menyerap uap air yang dapat menggumpalkan serbuk serta memengaruhi ketepatan penimbangan. Gunakan spatula bersih dan kering, dan tutup kembali kemasan segera setelah pengambilan. Lakukan penimbangan di area yang bebas aliran udara kuat agar debu tidak menyebar, serta kenakan sarung tangan, masker debu, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Larutan yang telah dibuat sebaiknya diberi label tanggal, disimpan dingin, dan digunakan dalam rentang waktu yang wajar sesuai prosedur laboratorium.
- Strangfeld dkk. (2008). Cardiac Output Measurement by Continuous Infusion of Radio Jodinated Sodium Hippurate into the Left Ventricle. Cardiologia doi:10.1159/000166260
- Apelblat dkk. (2008). The vapour pressures over saturated aqueous solutions of dl-2-aminobutyric acid, 4-aminobutyric acid, sodium-d-gluconate, sodium hippurate, and potassium magnesium-l-aspartate. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2007.12.005
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


